BI Maluku Utara Siapkan Uang Layak Edar Rp1 Triliun untuk Natal-Tahun Baru

Share:

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Maluku Utara (Malut) menyatakan, telah menyiapkan uang layak edar sebanyak Rp1 triliun untuk memenuhi kebutuhan Natal dan Tahun Baru (Nataru) di wilayah Malut.

satumalukuID - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Maluku Utara (Malut) menyatakan, telah menyiapkan uang layak edar sebanyak Rp1 triliun untuk memenuhi kebutuhan Natal dan Tahun Baru di wilayah tersebut.

"Dalam memenuhi kebutuhan uang tunai itu, kami prioritaskan untuk Uang Pecahan Besar (UPB), karena kebutuhan UPB lebih diutamakan untuk pengisian ATM pada saat hari libur Nataru (Natal dan Tahun Baru) karena perbankan tidak beroperasi pada saat tersebut," kata Kepala Kantor Perwakilan BI Maluku Utara, R. Eko Adi Irianto di Ternate, Rabu (21/12/2022).

Dia menjelaskan, jumlah yang disiapkan tersebut juga, disiapkan dengan berdasarkan pada proyeksi kebutuhan perbankan di wilayah Provinsi Malut tahun 2022 yang naik sebesar 31 persen dari periode yang sama di tahun 2021. Selain itu, ada peningkatan kebutuhan perbankan disertai dengan adanya peningkatan jumlah arus uang masuk yang meningkat sebanyak 7 persen dan arus uang keluar sebanyak 9 persen.

Oleh karena itu, ujar dia, perbankan telah menyiapkan sejumlah strategi untuk memastikan kebutuhan uang kecil maupun besar dari masyarakat tetap terjaga dan salah satu bentuk strategi yang dilakukan adalah melakukan kegiatan kas keliling wholesale, ritel, serta dropping kas titipan di Kota dan Kabupaten di Malut.

Sementara itu, dalam membantu masyarakat mendapatkan penukaran uang secara mudah, BI Malut melakukan kegiatan kas keliling, sebanyak delapan kali di Kabupaten/Kota seperti di Kabupaten Halmahera Timur, Kabupaten Halmahera Tengah, Kabupaten Halmahera Barat, Kabupaten Kepulauan Sula, Kabupaten Pulau Morotai, dan Kota Tidore Kepulauan.

Kemudian, lanjutnya, masyarakat yang ingin menukar uang juga dibuka kesempatan khususnya di 64 jaringan kantor cabang bank umum yang tersebar di seluruh wilayah Provinsi Maluku Utara.

"Kami harapkan dengan sejumlah strategi yang telah disiapkan, dapat memastikan ketersediaan uang dalam jumlah serta nominal yang mencukupi serta jenis pecahan yang sesuai, tepat waktu, dan kondisi uang rupiah yang layak edar di masyarakat, terutama pada Natal dan Tahun Baru 2023," ujar Eko. (Abdul Fatah/ant)
Share:
Komentar

Berita Terkini