Kota Ambon Raih Tiga Penghargaan di Ajang Anugerah Pesona Indonesia 2023

Share:

Penjabat Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena berfoto bersama di ajang API Award 2023

satumalukuID - Kota Ambon meraih tiga penghargaan dalam Anugerah Pariwisata Indonesia (API) Award ke-8 tahun 2023.

Penghargaan tersebut memberikan pengakuan atas prestasi Kota Ambon dalam berbagai kategori yakni Juara pertama dalam kategori makanan tradisional dengan mengusung Sukun Latuhalat.

Kemudian, Juara kedua dalam kategori wisata air terbaik dengan Laha Mic Diving.

Satu lagi yakni penghargaan sebagai destinasi digital pertama di Indonesia yang diraih oleh Negeri Rutong.

“Prestasi yang dicapai menjadi semangat dan motivasi bagi pemerintah dan pelaku pariwisata untuk bekerja sama dalam membangun pariwisata di Kota Ambon,” kata Penjabat Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena, Kamis (2/11/2023).

Ia menekankan pentingnya membangun ekosistem kreatif yang kuat untuk memajukan pariwisata di daerah tersebut.

Bodewin Wattimena juga menyampaikan rasa syukur karena Kota Ambon telah berhasil menunaikan tugas sebagai tuan rumah ajang penghargaan pariwisata tingkat nasional ini.

[cut]

Menurutnya, keberhasilan tuan rumah bukan hanya tergantung pada apakah mereka memenangkan penghargaan atau tidak, tetapi juga pada upaya mereka dalam menyelenggarakan acara ini dengan baik.

Ajang API Award melombakan sejumlah kategori, termasuk makanan tradisional, promosi pariwisata digital, brand pariwisata, wisata air, ekowisata, dataran tinggi, kampung adat, situs sejarah, atraksi budaya, festival budaya, destinasi unik, destinasi baru, dan surga tersembunyi.

Sebelumnya, Kota Ambon telah mencapai berbagai prestasi dalam API Award, seperti juara kategori Brand Pariwisata pada tahun 2020, juara kategori Atraksi Budaya pada tahun 2021, dan juara kategori Kampung Adat pada tahun 2022.

Negeri Rutong, yang merupakan bagian dari Kota Ambon, menerima penghargaan sebagai destinasi digital pertama di Indonesia melalui platform digital Rutong.id.

Langkah ini adalah bentuk pengembangan desa pintar pertama di Provinsi Maluku, yang memanfaatkan teknologi digital untuk memajukan perekonomian dan pemberdayaan masyarakat setempat. (aldi josua)

Share:
Komentar

Berita Terkini