Pengembangan Kawasan Wisata Paralayang di Airlouw Nusaniwe Disupport

Share:

Anggota DPR Mercy Chriesty Barends (kedua kanan), menghadiri Festival Nusaniwe di Bukit Paralayang Dusun Airlouw, Desa Nusaniwe, Kota Ambon, Jumat (21/10/2022). 

satumalukuID - Anggota DPR, Mercy Chriesty Barends, mendukung pengembangan kawasan wisata paralayang di Dusun Airlouw, Negeri Nusaniwe, Ambon, menjadi objek wisata unggulan di masa mendatang

"Saya mendukung pengembangan kawasan wisata alam dan olahraga dirgantara paralayang yang dikembangkan dan dipromosikan pemerintah dan masyarakat Negeri Nusaniwe, sebagai wisata alternatif baru," kata dia, saat dimintai tanggapannya di Ambon, Selasa (25/10/2022).

 

Sebagai objek wisata baru di ibu kota Provinsi Maluku itu, keberadaan bukit paralayang yang menawarkan pemandangan alam eksotis dan cantik dari atas perbukitan, mulai diperkenalkan melalui Festival Nusaniwe yang dibuka Penjabat Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, pada Jumat (21/10).

 

Barends yang juga menghadiri festival itu terpesona dengan pemandangan dan keindahan Teluk Ambon yang terlihat dari bukit paralayang. Apalagi lokasi tersebut juga dijadikan sebagai tempat pengembangan olahraga dirgantara paralayang maupun aktivitas seni dan budaya.

 

"Lokasinya sangat strategis dan tentu akan menarik perhatian wisatawan lokal, nasional maupun mancanegara untuk mengunjunginya, termasuk menantang bagi para pecinta olahraga terbang bebas menggunakan sayap kain (parasut) untuk mencoba trek yang tersedia," katanya.

 

Ia menegaskan, siap mendukung pengembangan kawasan wisata yang telah dibuka sejak tahun 2018 dengan memanfaatkan dana desa itu, tetapi sempat terhenti akibat pandemi Covid-19 dua tahun terakhir, terutama mengupayakan penyediaan sarana penerangan hingga ke bukit paralayang.

 

"Memang saat ini belum ada penerangan jalan dari Dusun Airlouw hingga ke kawasan bukit paralayang, karena di bukit itu tidak ada pemukiman penduduk. karena itu saya akan membicarakan penguatan infrastruktur ini dengan sejumlah pihak," katanya.

 

Anggota Komisi VII DPR itu menyatakan, beberapa alternatif akan dilakukan untuk penyediaan jaringan listrik baik melalui PT. PLN maupun dengan memasang penerangan jalan umum tenaga surya di sepanjang ruas jalan dari Dusun Airlouw hingga ke objek wisata bukit paralayang.

 

Dengan pembangunan infrastruktur kelistrikan hingga ke kawasan wisata alam itu, maka dengan sendirinya akan membantu perkuatan jaringan telekomunikasi melalui pemasangan menara milik perusahaan telekomunikasi.

 

Ia berharap dukungan berbagai pihak untuk bersama-sama mengembangkan dan mempromosikan potensi pariwisata dengan ikon paralayang ini ini, sehingga ke depan dapat berkembang menjadi lokasi olahraga paralayang bertaraf internasional.

 

"Semua pihak harus bekerja sama mempromosikan olahraga yang baru pertama kali dikembangkan di Provinsi Maluku ini, sehingga ke depan lokasi bukit paralayang menjadi lokasi pertandingan olahraga terbang bebas dengan parasut bertaraf internasional," katanya. (Jimmy Ayal/ant)

Share:
Komentar

Berita Terkini