Hadiri Perayaan Natal Polda Maluku, Kapolda: Jadilah Polisi Rendah Hati dan Presisi

Share:

Kapolda Maluku Irjen Pol Lotharia Latif berfoto bersama para tokoh agama seusai perayaan Natal Polda Maluku di Ambon. (foto; humas polda maluku)

satumalukuID – Kapolda Maluku Irjen Pol Drs Lotharia Latif menghadiri perayaan Natal Kristus Keluarga Besar Polda yang digelar di Gedung Plaza Presisi Manise Polda Maluku, Kota Ambon, Kamis (18/1/2024).

Hadir juga dalam acara itu Wakapolda Maluku, Brigjen Pol Stephen M Napiun Sik, Ketua MUI Maluku DR H Abdullah Latuapo SAg, Ketua Sinode GPM Pdt Elifas Tomix Maspaitella, Ketua Walubi Maluku, Ketua Persatuan Hindu Dharma Wilayah Maluku, dan Perwakilan Uskup Amboina Pastor RD Leonard Anais.

Juga hadir Ketua Persekutuan Gereja Pantekosta Indonesia Pdt Jan Ch Wattimena, pimpinan Gembala Sinode Betania Pdt Agung Takaria, Irwasda Maluku Kombes Pol Marthin Luther Hutagaol Sik, para pejabat utama Polda Maluku, beserta seluruh personel Polda Maluku yang beragama Nasrani.

Dalam refleksi Natal Keluarga Besar Polda Maluku yang disampaikan Ketua MPH Sinode GPM Pdt Elifas Tomix Maspaitella, mengaku setiap manusia harus memiliki ketaatan kepada Allah, agar kasih Allah selalu menyertai di manapun ia berada, serta dia akan kekal di sisi Allah dan tidak binasa.

“Kasih Allah yang membuat kita bisa hadir di tempat ini, kasih Allah yang menyebabkan kita bisa jadi begini, kasih Allah yang akan menyelamatkan kita dari kebinasaan, kasih Allah yang menyelamatkan kita dari dosa, dan kasih Allah yang membuat kita bisa berdiri tegak untuk menjalankan tugas-tugas negara sebagai anggota kepolisian dalam menjaga bangsa ini. Olehnya itu sebagai manusia yang percaya akan kuasa Allah maka hendaklah ia taat kepada Allah,” pintanya.

Pendeta Elifas juga mengajak semua yang hadir agar dapat menghadirkan kasih Allah di dalam kehidupan sehari-hari. Karena kasih itu bukan sifat Allah melainkan hal tersebut adalah Allah sendiri.

“Olehnya itu mari hadirkan kasih Allah dalam kehidupan kita sebagai insan Polri yang Presisi yang menebarkan kasih Allah kepada semua insan manusia yang ada di muka bumi ini,” ajaknya.

[cut]

Lebih lanjut disampaikan Pendeta Elifas, bahwa kasih Allah yang mencegah hawa nafsu, mencegah manusia dari sifat iri dengki dan permusuhan.

Dengan kasih Allah semua permasalahan akan dapat diselesaikan dengan baik, “sebagaimana hari ini Tuhan menciptakan kedua orang tua kita, kemudian kita dilahirkan ke dunia ini dan saat ini kita hadir sebagai anggota Polri yang harus meneladani kasih Allah dalam melayani masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolda Maluku Lotharia Latif dalam sambutannya, menginginkan agar perayaan Natal Kristus dapat dijadikan sebagai sarana untuk meningkatkan keimanan Kristiani kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.

Kapolda juga berharap perayaan Natal Kristus yang dilakukan dapat mendorong kualitas kerja selaku insan Polri yang presisi dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat.

“Mari kita jadikan momentum perayaan Natal ini sebagai sarana untuk meningkatkan keimanan Kristiani sehingga dapat mendorong kualitas kinerja sebagai insan Bhayangkara yang siap dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab untuk melayani dan melindungi masyarakat dengan baik,” harapnya.

Pada kesempatan itu, Kapolda juga mengaku bersyukur dan bangga karena perayaan Natal Kristus keluarga besar Polda Maluku dapat berjalan dengan lancar dan aman.

“Saya berharap para personel yang beragama Nasrani dapat merayakan Natal Kristus ini dengan penuh sukacita sebagaimana tema yang diangkat yaitu semangat kerendahan hati menyambut kelahiran Kristus melalui peran Polri yang presisi, berintegritas, mengasihi dan melayani guna mewujudkan pemilu damai menuju Indonesia maju,” katanya.

[cut]

Irjen Latif mengakui, sifat kerendahan hati merupakan salah satu modal utama dalam menjalankan tugas sehari-hari. Sebagai anggota Polri sebagaimana tema yang diusung tersebut, sangat relevan.

“Saya lihat disemua agama juga mengajarkan kerendahan hati dan sifat kesombongan itu tidak ada baiknya yang intinya kita manusia tidak ada kesombongan yang akan kita bawa ketika kita lahir hingga ketika mati nanti juga kita tidak membawa apa-apa, olehnya itu saya mengajak kita semua untuk tetap menjadi Polisi yang rendah hati,” pintanya.

Pada kesempatan itu, Kapolda juga memberikan apresiasi kepada seluruh personel Polda Maluku yang telah melaksanakan tugas dengan baik dalam pengamanan perayaan Natal di wilayah Maluku.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada rekan-rekan semua atas pelaksanaan tugas pengamanan Natal dan tahun baru kemarin. Semuanya berjalan lancar dan aman,” ujarnya.

Pada pengamanan Natal dan tahun baru, tambah Kapolda, juga terdapat komunitas lintas agama yang ikut bersama-sama membantu menjaga jalannya ibadah perayaan Natal dengan baik.

“Kemarin kita lihat saudara-saudara kita yang lain juga ikut membantu pengamanan perayaan Natal. Ini tentunya merupakan suatu kolaborasi yang baik dalam kehidupan persaudaraan antar umat beragama dalam mewujudkan situasi Kamtibmas yang kondusif di wilayah Maluku yang kita cintai ini,” ucapnya.

Untuk diketahui, acara perayaan Natal Kristus keluarga besar Polda Maluku, juga dimeriahkan dengan suguhan kidung rohani yang dibawakan beberapa vokal grup gabungan personel Polda Maluku dan pengurus Bhayangkari Daerah Maluku. (aldi)

Share:
Komentar

Berita Terkini