2 Ton Muatan KM Ajul Safikram 02 yang Kandas Belum Dievakuasi

Share:

Puluhan penumpang KM Ajul Safikram 02 rute Halmahera Selatan - Kota Ternate, kandas di perairan Desa Sumae, Kabupaten Halmahera Selatan, Senin (27/3/2023).

satumalukuID 0 Kantor Kesyahbandaraan dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Ternate, Maluku Utara (Malut) melaporkan 2 ton muatan KM Ajul Safikram 02 yang kandas di perairan Desa Sumae, Kabupaten Halmahera Selatan, Senin (27/3/2023) dini hari, belum dievakuasi.

"Kapal berlayar dari Pelabuhan Obi ke Pelabuhan Ternate dengan membawa sebanyak 2 ton muatan sampai saat ini belum dievakuasi dari kapal," kata Kepala Seksi Keselamatan Berlayar dan Patroli KSOP Kelas II Ternate, Miraza di Ternate, Senin (27/3/2023).

Dia mengatakan 53 orang penumpang sudah berhasil dievakuasi hingga ke Pelabuhan Bastiong Ternate menggunakan KM Pertama Bunda dalam keadaan sehat.

Muatan barang KM Ajul Safikram 02 berupa hasil bumi sebanyak dua ton dibiarkan tetap di dalam kapal, sambil mengupayakan menarik KM Ajul Safikram ke Pelabuhan Kupal, Kecamatan Bacan Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan.

Dia menjelaskan KM Ajul Safikram 02 kandas di perairan Desa Sumae, Kecamatan Bacan pada Ahad (26/03/2023) malam sekitar pukul 23.30 WIT dalam pelayaran dari Pelabuhan Pulau Obi, Kabupaten Halmahera Selatan ke Pelabuhan Bastiong Ternate lalu mati mesin setelah cuaca buruk di perairan itu.

"Kapal kandas karena angin kencang, hujan lebat dan arus kencang, sehingga jarak pandang terbatas," kata Miraza.

Dia menyatakan, syahbandar di Kabupaten Halmahera Selatan sedang mengupayakan menarik KM Ajul Safikram ke Pelabuhan Kupal, dengan memanfaatkan kapal milik perusahaan swasta, karena syahbandar di kabupaten itu, tidak memiliki kapal yang berukuran besar untuk menarik KM Ajul Safikram

"KSOP Ternate akan mengecek kondisi KM Ajul Safikram 02 untuk memastikan penyebab kandas kapal, apakah murni karena cuaca buruk atau karena faktor kelalaian manusia," ujarnya.

KSOP Ternate mengimbau nakhoda kapal penumpang di Maluku Utara untuk waspada dan selalu memantau kondisi cuaca, karena sesuai laporan dari BMKG setempat cuaca di perairan Maluku Utara saat ini masih buruk. (Abdul Fatah/ant)
Share:
Komentar

Berita Terkini