BPTD Ternate Siapkan Kapal Fery untuk Angkutan Mudik Lebaran

Share:

Aktivitas pelayaran antar-pulau di Pelabuhan Bastiong Kota Ternate, Senin (10/4/2023).

satumalukuID - Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Ternate bersama ASDP dan Pemprov Maluku Utara (Malut) akan siagakan belasan kapal ferry yang akan digunakan masyarakat sebagai angkutan lebaran Idul Fitri tahun 2023 ini.

"Kami akan siapkan belasan kapal fery melayani pelayaran angkutan lebaran di perairan Malut," kata Kepala BPTD Ternate, Lilik Handoyo dihubungi, Senin (10/4/2023).

Kapal yang disediakan untuk melayani angkutan lebaran dan arus mudik serta arus balik telah dicek seluruh fasilitas, sehingga masyarakat saat menggunakan jalur transportasi laut bisa menikmati pelayaran dengan aman serta nyaman.

Selain itu, untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan penumpang, tentunya akan dilakukan penambahan trip misalnya untuk rute Bastiong Ternate-Rum Kota Tidore Kepulauan misalnya dari 6 trip akan ditambah 10 hingga 15 trib, tergantung kondisi penumpang dan kendaraan.

Begitu pula, aktivitas pelayaran untuk rute Bastiong-Sofifi, Bastiong-Sidangoli, Bastiong-Halmahera Selatan juga akan dilihat perkembangan penumpang dan kendaraan yang akan menggunakan jasa kapal ferry selama lebaran Idul Fitri 1444 Hijriah.

Sementara itu, Dinas Perhubungan Maluku Utara Kantor Kesyahbandaraan dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Ternate dan Intansi terkait lainnya telah melakukan berbagai langkah untuk mendukung kelancaran angkutan mudik lebaran di provinsi ini, termasuk mencegah terjadinya kecelakaan pada semua moda transportasi yang digunakan pemudik.

Kepala KSOP Ternate, Rushan Muhammad memastikan seluruh kapal yang disiapkan untuk mengangkut pemudik telah dicek kelaikannya, baik oleh petugas dari KSOP Ternate maupun tim yang diturunkan dari Direktorat Jendral Perhubungan laut Kementrian Perhubungan.

Bahkan, sebanyak 18 kapal telah disiapkan untuk mengangkut para pemudik lebaran di sepuluh kabupaten/kota di Malut, belum termasuk 13 kapal feri milik Perum ASDP Ternate dan ratusan armada semut berupa speedboat dan perahu motor untuk angkutan jarak dekat serta tujuh kapal pelni, dua diantaranya kapal perintis untuk angkutan ke luar Maluku Utara.

Pihaknya juga melaukan pengecekan kelaikan kapal tersebut dilakukan secara cermat dan menyeluruh, terutama pada bodi kapal, mesin kapal alat nagivasi kapal dan alat keselamatan, termasuk dokumen kapal serta kelengkapan persyaratan yang dimiliki nahkoda kapal. (Abdul Fatah/ant)

Share:
Komentar

Berita Terkini