Basarnas Cari Nelayan Kepulauan Sula yang Belum Kembali dari Melaut

Share:

Tim SAR bersiap-siap melakukan pencarian terhadap seorang nelayan asal Desa Fatkauyon, Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), bernama Sukri Yandi Korois (19 tahun), Minggu (5/3/2023).
Photo: HO- Basarnas Ternate/ant

satumalukuID - Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ternate, Maluku Utara (Malut) menyatakan pihaknya melakukan pencarian terhadap seorang nelayan asal Desa Fatkauyon, Kabupaten Kepulauan Sula, bernama Sukri Yandi Korois (19 tahun) yang hingga kini belum kembali dari melaut.

Kepala Basarnas Ternate Fathur Rahman dihubungi, Senin (6/3/2023), mengatakan, setelah mendapat laporan pada Minggu (5/3/2023) malam, Tim Rescue USS Sanana bergerak menuju Desa Fatkauyon dan akan berkoordinasi dengan kepala desa (kades) setempat untuk melakukan operasi pencarian terhadap korban.

Dia menyebut korban belum kembali saat keluar melaut pada Minggu pukul 03.00 WIT. Laporan kejadian diterima Unit Siaga SAR Sanana dari Kades Fatkauyon pukul 19.30 WIT.

Menurut laporan kades, pada 05 Maret 2023 pukul 03.00 WIT korban berangkat melaut ke rumpon yang berada di sebelah selatan Desa Fatkauyon untuk memancing yang berjarak sekitar 13 NM, namun hingga saat ini korban belum kembali. Pihak keluarga dan masyarakat telah melakukan pencarian hingga malam hari namun korban belum juga ditemukan.

Sebelumnya pada pekan lalu pihaknya mengevakuasi seorang nelayan bernama Asiman Galela di Kabupaten Kepulauan Sula yang sempat dilaporkan hilang saat pergi melaut dan ditemukan dalam kondisi selamat.

Dia mengatakan korban berhasil ditemukan di hari kedua pencarian sekitar pukul 05.00 WIT, korban ditemukan di perairan Desa Baleha pada koordinat 2°23'52.42"S/126° 4'12.90"E oleh nelayan yang sedang melaut.

Dalam penyelamatan itu Tim SAG Gabungan kemudian mengevakuasi korban ke darat dan diserahkan ke pihak keluarga.

Sehari sebelumnya melakukan upaya pencarian terhadap seorang warga asal Desa Paca Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara dilaporkan hilang saat pergi mencari ikan di perairan Pulau Meti.

Dia menjelaskan kejadian tersebut diterima Pos SAR Tobelo dari pihak keluarga korban dan Tim Rescue Pos SAR Tobelo bergerak menuju lokasi dengan menggunakan RIB untuk melakukan pencarian terhadap korban. (Abdul Fatah/ant)
Share:
Komentar

Berita Terkini