Delapan Desa di Kota Ambon Akan Gelar Pilkades Tahun Ini

Share:

satumalukuID – Sebanyak delapan desa di Kota Ambon yakni Desa Wayame, Desa Poka, Desa Hunuth, Desa Nania, Desa Waiheru, Desa Latta, dan Desa Galala, akan melakukan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di tahun 2021. Sedangkan Negeri Hative Kecil akan menggelar pemilihan raja.

“Delapan desa yang akan mengikuti Pilkades tesebut hingga saat ini belum memiliki kepala pemerintahan definitif. Oleh sebab itu Pilkades akan dilaksanakan serentak di tahun 2021,” jelas Kepala Bagian (Kabag) Tata Pemerintahan Sekretariat Kota Ambon, Steven Dominggus, kepada wartawan, di Ambon, Selasa (13/04/2021).

Steven katakan, pemilihan raja atau kepala pemerintahan adat di Negeri Hative Kecil, dilaksanakan karena terdapat lebih dari satu mata rumah yang ditetapkan sebagai mata rumah parentah dalam Peraturan Negeri (Perneg) di negeri setempat.

“Terdapat lebih dari satu mata rumah parentah sehingga mengharuskan penyelarasan dengan Peraturan Daerah (Perda) Kota Ambon Nomor 10 Tahun 2017 tentang Pengangkatan, Pemilihan, Pelantikan, dan Pemberhentian Kepala Pemerintah Negeri,” ujarnya.

Dia menambahkan, bahwa Perda telah mengatur jika lebih dari satu mata rumah parentah, maka ada tiga opsi yang harus ditempuh, yang pertama adalah harus diputuskan siapa tang berkah memimpin.

“Namun di Hative Kecil, opsi tersbeut tidak berjalan. Sementara opsi kedua adalah dilaksanakan konsensus secara bergiliran, namun itu juga tidak berjalan. Sedangkan opsi terkahir adalah peoses pemilihan, opsi terakhir lah yang akan ditempuh untuk menentukan siapa yang akan menjdi raja di negeri tersebut, diantara dua mata rumah parentah itu,” ungkapnya.

Steven katakan, langkah yang dilakukan yakni proses pemilihan tersebut melibatkan semua masyarakat negeri. Dan persiapan Pilkades serentak masih menunggu Peraturan Wali Kota (Perwali) sebagai landasan hukum pelaksanaannya.

“Panitia pemeliharaan akan dibentuk di delapan desa atau negeri setelah dikeluarkannya Perwali. Pemkot Ambon terus berupaya mendorong agar semua desa dan negeri di Kota Ambon memiliki pemimpin definitif, agar roda pemerintahan dapat berjalan sebagaimana mestinya,” terang Steven.

Steven turut menambahkan, bahwa pihaknya menginginkan semua desa dan negeri milik pemimpin definitif agr proses pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan bagi masyarakat dapat berjalan dengan baik.

Share:
Komentar

Berita Terkini