Sekilas Info

PON PAPUA

Tetap Banggakan Petinju asal Maluku Raih Emas Meski Wakili Provinsi Lain, War di Streaming Youtube

satumalukuID - Kontingen Maluku boleh saja hanya meraih 1 medali emas, 1 perak dan 1 perunggu dari empat petinju yang berlaga di PON Papua.

Tetapi kebanggaan orang Maluku atas prestasi anak-anak Maluku di ajang final tinju PON Papua meluap dan dinyatakan secara terbuka di media sosial.

Bagi mereka, anak-anak Maluku yang saat ini bertarung mewakili provinsi lain di final tinju Papua, hanyalah pilihan mereka untuk mencari masa depan lebih baik karena kurangnya perhatian pemerintah Maluku sendiri.

“Selamat Ona Paays. Tuhan bayar perjuanganmu luar biasasalut sama ona,,walaupun main utk Papua,,,orangtuamu bangga,” tulis Vivi S. Pariury di Facebook mengomentari berita kemenangan petinju Ona Paays yang meraih medali emas untuk Papua.

Emy Picanusa, juga mengekspresikan rasa bangga mewakili Guru-guru SDN 15 Ambon atas prestasi bekas dua anak didik mereka yakni Ona Paays dan Michael Muskita yang meraih medali emas untuk Papua dan Jawa Barat.

Dia malah berharap kemenangan Ona Paays dan Michael Muskita menjadi inspiorasi bagi anak-anak SDN 15 Ambon untuk mencintai dunia tinju di Maluku.

Tak hanya di facebook, saat streaming final tinju PON Papua disiarkan live di Youtube, di kolom chat banyak warga Maluku yang secara terang-terangan memberikan dukungan kepada anak-anak Maluku yang bertanding untuk provinsi lain.

Sampai-sampai mereka harus war (berdebat) dengan warga provinsi lain yang menjadi lawan para petinju asal Maluku tersebut.

Baca Juga:

Sejumlah netizen asal Sulawesi Utara sampai berujar, yang main provinsi yang lain yang rusuh di chat anak-anak Maluku. Padahal, Maluku hanya dapat 1 emas.

Tapi para netizen orang Maluku membalas dengan menyebut mau bertanding wakili provinsi manapun, mereka tetap orang Maluku. “Itu yang bikin katong bangga,” tulis Aldi Wattimena.

Ajang final PON Papua memang didominasi anak-anak Maluku. Setidaknya delapan anak Maluku tampil di final, baik mewakili Maluku maupun provinsi lain.

Kedelapan petinju dimaksud adalah Yulius Lumoly dan Welmy Pariama yang mewakili Provinsi Maluku.

Kemudian Alfino Nanlohy, Michael Muskita dan Bram Betaubun (Jawa Barat), Willis Riripoy (Jawa Tengah), serta Ona Paays dan Erico Amanupunyo mewakili Papua.

Dari delapan petinju yang tampil di final, empat di antaranya sudag dipastikan meraih medali emas yakni Yulius Lumoly, Michael Muskita, Bram Betaubun, Ona Paays.

Dua lainnya, yakni Welmy Parera dan Alfino Nanlohy meraih perak.

Sedangkan, dua petinju lain yakni Erico Amanupunyo dan Willis Riripory di kelas berat, belum diputuskan siapa yang meraih emas setelah kontingen Papua melakukan protes pasca Willis Riripory ditetapkan sebagai pemenang.

Namun siapapun pemenangnya, tercatat anak Maluku juga sebagai pemenang karena keduanya anak negeri. (m-15)

Penulis: m-15
Editor:Redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!