Sekilas Info

Agar Siap Menghadapi Bencana, Disdik Ambon Edukasi Mitigasi Bencana di Sekolah

Photo: Andreas Fitri Atmoko/am/ant Ilustrasi - Petugas mengevakuasi pelajar dalam simulasi penanganan bencana gempa saat peluncuran Sekolah Siaga Bencana (SSB) di SDN Baluwarti, Kotagede, Yogyakarta.

satumalukuID - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Ambon melakukan edukasi mitigasi bencana di sekolah agar siswa maupun guru agar lebih siap menghadapi bencana.

Edukasi mitigasi bencana telah dilakukan di sekolah yang berada pada wilayah zona merah gempa bumi diantaranya kawasan Tantui, Galala, Passo dan Poka.

"Edukasi bencana terus dilakukan di sekolah, kita tidak boleh lengah terhadap bencana alam, karena kita berada dalam zona merah gempa," kata Plt Kadis Pendidikan, Jhon Sanders, Senin.

Ia mengatakan, dunia pendidikan merupakan lembaga yang tepat untuk sosialisasi kesiapsiagaan serta penanggulangan bencana, melalui simulasi untuk membiasakan diri saat menghadapi bencana.

Lembaga pendidikan lanjutnya, sangat efektif untuk simulasi dan sosialisasi mitigasi bencana, melalui kurikulum yang diterapkan bagi siswa SD dan SMP.

Ia menjelaskan, beberapa sekolah telah melakukan upaya mitigasi, yakni bagaimana guru dan siswa siaga bencana, dimana lokasi evakuasi dan lainnya. Evakuasi dilakukan dari kelas-kelas ke halaman sekolah atau ke tempat yang aman semua harus dilatih dan dibiasakan, karena hal ini penting sekali.

"Kita tidak tahu kapan kejadian alam, jika terjadi saat jam sekolah maka kita akan kesulitan besar, tetapi jika kita terbiasa untuk melatih siswa dan guru maka bisa lebih siap hadapi bencana, " katanya.

Pemkot Ambon juga akan memprogramkan kurikulum mitigasi bencana bagi siswa SD dan SMP.

"Berkaca dari bencana yang terjadi serta Ambon masuk sebagai daerah rawan bencana dan kawasan ring off fire maka penting memprogramkan mitigasi bencana dalam kurikulum pendidikan," tandasnya.

Baca Juga

error: Content is protected !!