Sekilas Info

Sekitar 4,8 Persen Anak di Maluku Utara telah Menjalani Vaksinasi COVID-19

Photo: Abdul Fatah/ant Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Maluku Utara menyatakan, hingga kini 4,8 persen atau 6.937 anak berusia 12-17 tahun telah menjalani vaksinasi COVID-19 di 10 kabupaten/kota di wilayah Malut.

satumalukuID - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Maluku Utara (Malut) menyatakan, hingga kini sekitar 4,8 persen atau 6.937 anak berusia 12-17 tahun telah menjalani vaksinasi COVID-19 di 10 kabupaten/kota di wilayah itu.

"Saat ini, untuk sasaran remaja usia 12 hingga 17 tahun telah menjalani vaksinasi COVID-19 mencapai 6.937 orang atau 4,8 persen dan terbanyak Kota Ternate 1.662 orang atau 8,0 persen," kata anggota Bidang Data dan Informasi Teknologi Satgas Penanganan COVID-19 Malut, dr Rosita Alkatiri di Ternate, Selasa.

Dia menyatakan untuk posisi kedua ditempati Kabupaten Halmahera Utara 1.119 orang, Halmahera Timurr 989 orang, Pulau Morotai 974 orang, Tidore Kepulauan 669 orang, Kepulauan Sula 489 orang, Halmahera Barat 497 orang, Halmahera Selatan 268 orang, Halmahera Tengah 225 orang dan Pulau Taliabu 45 orang.

Sedangkan, untuk ibu hamil baru 13 orang atau 0,0 persen, dimana paling terbanyak di Halmahera Utara 8 orang, Pulau Taliabu 2 orang, Halteng 1 orang, Ternate 1 orang dan Tidore kepulauan 1 orang.

Dia menyebut, sesuai hasil rekapitulasi pelaksanaan vaksinasi COVID-19 di 182 fasilitas kesehatan untuk SDM kesehatan tahap I 12.197 orang, lansia 7.250 orang dan pelayanan publik sebanyak 88.036 orang.

Oleh karena itu Satgas COVID-19 bersama TNI/Polri di Malut terus mengupayakan peningkatan vaksinasi bagi anak dan remaja dalam upaya menekan peredaran virus COVID-19.

"Tentunya, dengan terobosan pemda terkait vaksinasi,, maka strategi daerah mengeluarkan regulasi internal melalui instruksi bupati/walikota guna percepatan vaksinasi pada semua tahapan, termasuk di dunia pendidikan guna menekan meningkatnya COVID-19, " ujar dr Rosita yang juga Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Malut tersebut.

Kendati demikian, dirinya mengakui, saat ini ada kendala yang dihadapi pemkab setempat seperti minimnya kepercayaan masyarakat terhadap manfaat vaksin akibat efek pemberitaan yang hoax.

Sementara itu, Pemerintah Daerah bersama TNI/Polri di Malut menargetkan sekitar 2.000 dosis per hari dalam pelaksanaan vaksinasi merdeka secara serentak bagi warga yang dipusatkan di Dhuafa Center Ternate.

Kapolda Malut Irjen Pol Risyapudin Nursin dihubungi terpisah menyatakan, untuk Malut ditargetkan 2.000 dosis per hari dan mudah-mudahan dengan sosialisasi dan edukasi, bisa lebih meningkat lagi peserta yang akan ikut vaksinasi COVID-19.

Kapolda menjelaskan bahwa capaian target vaksinasi di wilayah Malut ditetapkan sebanyak 954.000, hal ini tentunya menjadi motivasi untuk Polda Malut bersama-sama dengan para pemangku kepentingan dalam meningkatkan capaian vaksinasi tersebut.

Penulis: Abdul Fatah/ant
Editor:Redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!