Sekilas Info

HUT ke-446; Ibu Negeri Tanah Maluku yang Tetap Tangguh di Tengah Ancaman Pandemi Covid-19

satumalukuID - "Kota Ambon ibu negeri tanah Maluku, di pinggir laut tempat kita bersatu, terlihat dari jauh gunung Salahutu, beta ingat dahulu beta di situ"...

Sepenggal lirik "Gunung Salahutu" ciptaan Charel Hehanusa, menggambar tentang kerinduan anak-anak di perantauan Maluku akan Kota Ambon sebagai kampung halamannya.

Ambon memang kota kecil nan indah dihiasi teluknya yang cantik serta keramah tamahan warganya yang cinta akan musik sebagai urat nadinya, memang pantas menumbuhkan kerinduan banyak orang untuk datang berkunjung.

Sebagai kota kecil di Timur Indonesia berjargon "manise", sejak dulu Ambon dikenal sebagai penghasil rempah-rempah, kota yang mengelilingi Teluk Ambon yang indah, dan terus bergeliat menghadapi berbagai problem sosialnya, tetapi tetap menarik untuk dikunjungi wisatawan nusantara maupun mancanegara.

Sebagai Ibu kota provinsi Maluku yang terus berbenah diri menjadi kota maju, Ambon kini dilirik banyak orang sebagai kota internasional di Indonesia timur sejak ditetapkan sebagai “city of music” oleh Unesco pada 30 Oktober 2019. Tiada hari tanpa nyanyian serta kidung pujian yang terdengar dari penjuru kota itu.

Namun di usia semakin renta saat ini, pemerintah dan masyarakat Kota Ambon diperas tenaganya untuk berjibaku melawan penularan COVID-19, pandemi global yang telah merenggut nyawa lebih dari 4,3 juta jiwa di seluruh dunia, termasuk 134.356 orang di Indonesia hingga akhir Agustus 2021.

Selanjutnya 1 2 3 4 5

Baca Juga

error: Content is protected !!