Sekilas Info

Dinkes Ternate: Capaian Vaksinasi Bagi ASN Sudah Lebihi Target

Photo: Abdul Fatah/ant Aparatur SIpil Negara Pemkot Ternate, Malut, mengiikut vaksinasi COVID-19.

satumalukuID - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara (Malut) menyatakan, tingkat capaian vaksinasi COVID-19 aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemkot Ternate sudah melebihi kuota sesuai target pemerintah pusat.

"Pemerintah pusat memberikan target Kota Ternate untuk vaksinasi bagi ASN di kisaran 1.668 orang atau 22 persen, akan tetapi target itu sudah terlampaui karena ASN yang sudah divaksin COVID-19 mencapai di atas 1.900 orang," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Ternate, Nurbaiti Radjabessy di Ternate, Senin.

Sedangkan untuk target secara keseluruhan vaksinasi di Kota Ternate untuk masyarakat dan ASN, kata dia, sebanyak 151.689 orang, namun saat ini baru mencapai 22 persen.

Sementara berdasarkan instruksi Wali kota Ternate akhir tahun 2021 harus mencapai 45-50 persen masyarakat dan ASN yang sudah divaksin.

Untuk mencapai target itu, pihaknya saat ini gencar melakukan sosialisasi bersama tim Satgas COVID-19, MUI setempat. Lalu, juga di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar para ASN maupun Pegawai Tidak Tetap (PTT) bisa menjadi peserta vaksin COVID-19

Selain itu, untuk capaian target vaksinasi kepada pelajar di tingkat SMP sederajat, harus melalui tahapan sosialisasi secara intensif terutama kepada orang tua siswa.

Pihaknya juga berharap sentra vaksinasi sendiri sudah disiapkan oleh pemerintah  kota bersama dengan TNI dan Polri, yakni di gedung Dhuafa Center.

Dia menambahkan, pasien terkonfirmasi positif COVID-19 Kota Ternate per 29 Agustus 2021 mencapai 2.865 orang, kasus sembuh 2.765 orang, meninggal dunia 79 orang, kasus aktif 21 orang, menjalani perawatan di RSUD Chasan Boesoerie 6 orang dan menjalani isolasi mandiri sebanyak 15 orang.

Sementara itu, untuk laporan rekapitulasi penerima dosis vaksinasi COVID-19 hingga hari ini untuk 180 vasilitas kesehatan di Malut SDM kesehatan sebanyak 11.627 orang, lansia 6.126 orang dan pelayanan publik 76.593 orang, demikian Nurbaiti Radjabessy.

Penulis: Abdul Fatah/ant
Editor:Redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!