Sekilas Info

BNNK Halut Belum Mengungkap Kasus Narkoba karena Belum Memiliki Penyidik

Photo: Abdul Fatah/ant

satumalukuID - Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kabupaten Halmahera Utara (Halut), Maluku Utara (Malut), belum melakukan pengungkapan kasus narkoba, karena tidak memiliki penyidik untuk melakukan pemberantasan narkoba.

"Memang, BNNK Halut didirikan pada November 2011 dan secara resmi mulai melaksanakan aktivitas perkantoran tertanggal 3 Januari 2012. Namun,  pengungkapan kasus masih nihil, padahal sudah mengalami lima kali pergantian pimpinan," kata Kepala BNNK Halut , Maximilian Sahese dihubungi dari Ternate, Senin.

Dia menjelaskan, nihilnya penanganan kasus Narkoba terkendala pada kekosongan tenaga penyidik, bahkan Seksi Pemberantasan. Padahal,  pihaknya telah mengusulkan tenaga penyidik dengan harapan bisa disetujui dan BNNK Halut pun memiliki sumber daya manusia dalam pemberantasan narkoba.

"Mudah-mudahan secepatnya tersedia tenaga penyidik dan dapat dilakukan razia di tempat yang bersifat rahasia dengan melibatkan TNI/Polri," ujar Maximilan.

Sedangkan, Humas BNNP Malut, Zulziah Wati , membenarkan BNNK Kabupaten Halut memang belum memiliki penyidik. BNNK tugasnya melakukan pengawasan dan indikasi kasus peredaran narkoba selanjutnya dilaporkan ke BNNP Malut.

Kendati demikian, BNNP Malut menyatakan, hingga Juli 2021 berhasil mengungkap 11 kasus peredaran gelap narkoba dengan menetapkan sebanyak 14 orang tersangka dan hal itu merupakan dukungan dan kerja sama yang dijalin bersama dengan BNNK kabupaten/kota di Malut.

Dia menyatakan, dari jumlah pengungkapan  jaringan  kasus tindak pidana  narkotika di atas, tercatat sembilan kasus telah masuk dalam tahap II (penyerahan barang bukti dan tersangka)  ke Kejaksaan dan dua kasus dalam proses penyidikan. Sementara tersangka dengan profesi swasta/wiraswasta sejumlah sembilan orang dan belum bekerja dua orang, ASN satu orang dan oknum anggota Polri dua orang.

Dia menyatakan, BNNP Malut berjanji agar kasus yang saat ini ditangani akan diproses hingga ke pengadilan..

Selain itu, hal ini menjadi tugas BNN termasuk BNN Provinsi Malut untuk aktif melakukan upaya memutus mata rantai memasok maupun penyalahgunaan peredaran gelap narkoba serta menekan angka prevalensi penyalah guna narkoba di Provinsi ini  melalui program dan kegiatan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

Selain itu, BNNP Malut melaksanakan program Desa Bersih Narkoba (Bersinar).  Desa Bersih narkoba merupakan salah satu program inovasi BNN untuk menangkal penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika di perdesaan.

Penulis: Abdul Fatah/ant
Editor:Redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!