Sekilas Info

ANAK MALUKU DI TNI AU (5)

Ada Tiga Jenderal Satu Marga dan Penerbang Turunan Tionghoa Pertama di Indonesia

Sambungan dari tulisan keempat...

Kisah awal ingin jadi penerbang AURI jaman itu juga unik dan menarik. Rudi yang di masa kecil dan remaja miliki nama panggilan "Rudi Tjong", punya keinginan jadi pilot pesawat tempur pada tahun 1958 saat dirinya kelas II SMA di Ambon. Ia melihat pesawat tempur P-51 Mustang milik AURI mendarat di Kota Ambon. Bersama teman-temannya mereka menonton pesawat itu. Dari situlah Rudi Taran kagum dan bertekad menjadi penerbang pesawat tempur.

Kariernya sebagai penerbang pesawat tempur TNI AU sangat diakui. Ia mantan penerbang MiG-21 Fishbed, pelaku operasi “Ganyang Malaysia” dan operasi Trikora ini punya nama kode penerbang atau nickname “Tarantula”.

Jabatan selama dinas militernya selain penerbang jet tempur TNI AU. Rudi Taran pernah menjabat Komandan Wing 300 Buru Sergap Komando Pertahanan Udara Nasional (Kohanudnas) dan jabatan terakhir yang diembannya adalah Kepala Dinas Komunikasi dan Elektronika TNI AU.

LULUSAN TERBAIK AAU 1970

Anak Maluku yang juga berkarier cemerlang dan penerbang yang dihormati di TNI AU adalah Marsekal Muda (Marsda) TNI Purn Lambert F. Silooy.

Jenderal bintang dua purnawirawan ini merupakan lulusan terbaik Akademi Angkatan Udara (AAU) tahun 1970 sehingga memperoleh penghargaan Adi Makayasa. Pendidikannya dilanjutkan di Sekolah Penerbang TNI AU dan lulus tahun 1972 sebagai penerbang tempur dengan call sign “Taurus”.

Pesawat pertama yang dipegangnya adalah pesawat latih Lockheed T-33 T-bird, lalu F-86 Sabre. Saat mengawaki Sabre ini Lambert ikut menjadi anggota tim aerobatik pertama TNI AU, Spirit 78. Ia juga mahir menerbangkan pesawat tempur F-5 Tiger II Skadron Udara 14 yang berpangkalan di Pangkalan Udara Iswahyudi, Magetan.

Silooy sempat juga dipilih ikut pendidikan dan latihan pesawat tempur jet supersonik F-5E Tiger II di Amerika Serikat. Ada tiga pilot dan teknisi yang dikirim TNI AU untuk menguasai jet tempur canggih itu tahun 1979-1980.

Bersambung ke Tulisan Keenam...

Baca Juga

error: Content is protected !!