Sekilas Info

Lari Dari Tugas Perwira Polres Seram Timur Dipecat

satumalukuID/Istimewa Kapolres Seram Bagian Timur, AKBP Andre Sukendar, tampak menulis PTDH pada bingkai foto Aipda Amir Mappiware yang dipecat. Upacara PTDH berlangsung di Lapangan Polres Seram Timur, Bula, Rabu (25/8/2021).

satumalukuID- Aipda Amri Mappiware, anggota Polres Seram Bagian Timur (SBT) dipecat secara tidak hormat karena terbukti melakukan desersi atau lari dari tugas.

Amri dipecat dari anggota Polri melalui upacara Pemecatan Tidak Dengan Hormat (PTDH) yang dipimpin Kapolres SBT, AKBP Andre Sukendar.

Upacara PTDH dilaksanakan di Lapangan Markas Polres SBT, Bula, Rabu (25/8/2021).

Amri dipecat berdasarkan surat keputusan Kapolda Maluku nomor: Kep/219/2021 tanggal 28 Juli 2021 tentang penjatuhan hukuman kepada Amri Mappiware, pangkat/NRP AIPDA/69090201, jabatan Brigadir Polres SBT, kesatuan Polda Maluku.

Dalam upacara PTDH, perwira balok satu bengkok di pundaknya itu tidak dihadirkan. Ia resmi dipecat setelah Kapolres menulis PTDH pada bingkai fotonya.

"Saya selaku Kapolres SBT mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh Polres SBT yang selama ini telah melaksanakan tugas dengan baik, penuh disiplin, dedikasi dan loyalitas kepada institusi Polri terkhusus Polres SBT yang kita cintai," katanya.

Ia mengungkapkan, pada hari ini untuk pertama kalinya di tahun 2021 dilaksanakan Upacara Pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH ) dari dinas Polri terhadap salah satu personil Polres SBT karena pelanggaran disersi.

"Upacara PTDH ini dapat dilaksanakan secara absensial maupun inabsensial dengan tujuan untuk diketahui oleh publik secara umum dan sebagai pembelajaran kepada personil yang lain," terangnya.

Keputusan pemberhentian dari dinas Polri, kata Andre tentunya tidak di ambil dalam waktu singkat tetapi sudah melalui proses persidangan sesuai prosedur yang berlaku demi kepentingan dan kebaikan organisasi.

"Sebagai manusia biasa saya merasa berat untuk mengambil keputusan ini karena sebagai pimpinan saya harus menegakan aturan-aturan kode etik dan profesi Polri dalam rangka mewujudkan kedisiplinan dan soliditas internal yang baik," ungkapnya.

Andre berharap kepada seluruh personil Polres SBT agar dapat menjadi panutan di tengah-tengah masyarakat. Sebagaimana progam Kapolri yaitu mewujudkan Sumber Daya Manusia yang unggul.

"Untuk mewujudkan hal tersebut pembinaan mental anggota harus lebih ditingkatkan lagi begitu juga Reward and Punishment harus betul-betul di terapkan secara profesional," katanya.

Penulis: Husen Toisuta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!