Sekilas Info

Sejalan Program Pemerintah Saat Ini PT Pelni Kembali Angkut Penumpang

KM Ngapulu

satumalukuID- Kapal laut adalah alat transportasi penumpang orang maupun barang. Biasanya, kapal laut dapat mengangkut volume barang yang lebih banyak dibandingkan alat transportasi lainnya seperti udara maupun darat.

Selain mampu melintasi antar negara maupun benua, kapal laut juga adalah alat transportasi yang sangat hemat ongkos dibandingkan alat transportasi lainnya. Sebab, penggunaan BBM (Bahan Bakar Minyak) jauh lebih hemat dibandingkan alat transportasi udara maupun darat.

Perbandingan penggunaan BBM antara kapal laut dengan alat transportasi darat seperti truk, terperinci jauh lebih hemat kapal laut dibandingkan truk.

Pengangkutan barang sebanyak 500 kontainer menggunakan kapal misalnya, membutuhkan BBM setara 65 ton. Sedangkan jika melalui darat dibutuhkan 360 ton.

Rinciannya, 500 truk untuk mengangkut 500 kontainer serta lama perjalanan sekitar empat hari. Dan ini belum termasuk biaya lain yang membebani ongkos logistik.

Dari itu PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau biasa disebut dengan PT Pelni menyajikan pelayanan terbaik dalam transportasi via laut yang menggunakan kapal laut.

PT Pelni mengoperasikan armada kapal penumpang, kapal ferry cepat dan armada kapal barang. Perusahan ini melayani rute perjalanan domestik dan menyinggahi lebih dari 94 pelabuhan di seluruh pelosok Nusantara.

Fasilitas dan layanan yang disediakan perusahaan milik negara ini adalah armada kapal yang dirancang untuk menjamin standar keselamatan, kenyamanan bagi pelanggan dan kru laut, didukung oleh SDM yang profesional dan mengutamakan kepuasan pelanggan.

Dalam perkembangannya, PT Pelni tidak hanya melayani jasa transportasi kapal laut. Didukung oleh Program Tol Laut dari Pemerintah, PT Pelni saat ini mengoperasikan 8 Kapal Tol Laut yang melayani angkutan/muatan kontainer berupa bahan makanan pokok maupun bahan bangunan untuk pembangunan infrastruktur.

Selain itu PT Pelni juga memiliki layanan keagenan kapal yang siap memenuhi segala kebutuhan kapal selama berada di perairan Indonesia. PT Pelni juga mendukung pengembangan pariwisata bahari Indonesia dengan memberikan layanan paket wisata bahari ke pulau-pulau yang memiliki keindahan bawah laut dan pemandangan alam yang mengagumkan, seperti Kepulauan Raja Ampat, Wakatobi, Banda Neira, Pulau Komodo, Takabonerate, Karimun Jawa, Bunaken, Anambas, Derawan dan Tomini.

Dengan adanya pandemi di tanah air, transportasi via laut belakangan ini terkendala dikarenakan adanya larangan mudik. Namun, kini seiring dengan berakhirnya masa larangan mudik Lebaran 1442 Hijriah, PT Pelni saat ini kembali mengangkut penumpang reguler yang dimulai sejak Selasa, 18 Mei 2021.

Bahkan perusahaan telah membuka layanan penjualan tiket secara daring di situs resmi Pelni atau aplikasi Pelni Mobile Apps.

Apa yang sudah dilakukan oleh PT Pelni sebagai penyedia jasa angkutan laut diakui sudah tepat oleh Anggota Komisi V DPR RI, Syahrul Aidi Maazat. Tentunya ia pun sangan mengapresiasi PT Pelni.

"Langkah Pelni sudah tepat, karena tidak semua masyarakat memiliki mobil atau terbiasa naik pesawat. Yang terpenting Pelni harus memastikan kenyamanan dan keamanan bagi penumpangnya," ujar Syahrul Aidi beberapa waktu lalu.

Syahrul Aidi Maazat mengaku sangat mendukung upaya Pelni sebagai penyedia jasa angkutan laut untuk kembali mengangkut penumpang reguler.

"Komisi V DPR tentu sangat mendukung langkah Pelni untuk memberikan layanan terbaik dengan terus memperbaiki armadanya khususnya Kapal Feri. Jangan sampai perusahaan yang dibiayai negara malah kalah saing dengan perusahaan (transportasi laut) milik swasta. Modalnya itukan sudah disediakan oleh negara, oleh sebab itu pelayanannya dan fasilitasnya harus bisa jauh lebih baik dari swasta," tandasnya.

Anggota Fraksi PKS itu juga meyakini, PT Pelni sebagai perusahaan milik negara mampu memberikan pelayanan prima kepada masyarakat dalam hal penyediaan trasportasi.

Karena menurut politisi asal Riau ini, masyarakat sebagai konsumen sangat rasional. Konsumen tahu mana fasilitas yang lebih bagus dan murah. Itu pasti yang dicari.

"Peremajaan sangat penting. Kemudian harus ada evaluasi. Pelni sebagai perusahan negara harus punya orientasi profit, bagaimana membaca psikologi konsumen, apa yang dibutuhkan konsumen transportasi laut. Misal keramahan dari kru nya, fasiltas keamananya, kenyamanannya di dalam (kapal), kemudian mempermudah pembelian tiket," ujarnya.

Terpisah, Pengamat Transportasi Djoko Setijowarno mengatakan, sejatinya minat masyarakat terhadap Kapal Pelni masih banyak. Bahkan kapal Pelni masih jadi idola untuk transportasi antar pulau.

"Saya melihat Pelni masih diminati ya, terutama penyeberangan Semarang ke Kalimantan. Layanan Pelni juga sudah semakin bagus," ujarnya.

Namun kata dia, sejatinya Pelni akan jauh lebih untung mengangkut logistik ketimbang penumpang. "Pastinya angkutan logistik akan jauh lebih menguntungkan Pelni.

Selanjutnya, Pengamat Transportasi, Edison mengatakan, PT Pelni sebagai penyedia jasa transportasi laut, harus bisa memastikan kenyamanan dan keamanan penumpang.

Jika hal itu terpenuhi maka masyarakat akan kembali berbondong-bondong menggunakan trasnportasi laut. "Kita akui, untuk transportasi laut kecuali angkutan barang saat ini nyaris kurang mendapat respon, bahkan berpotensi untuk dilupakan. Khususnya warga yang membutuhkan waktu cepat untuk sampai ke tujuan, kecuali tidak ada alternatif lain dan yang ada hanya transportasi laut," ujarnya.

Namun demikian, lanjutnya, bukan berarti PT Pelni hanya bisa pasrah, justru harus lebih kreatif dan menggali inovasi agar perjalanan lewat laut lebih menyenangkan.

"Saya masih percaya, Pelni mampu. Apalagi negara kita terdiri dari beribu pulau yang tentu akan lebih menarik bila Pelni menyuguhkan moda transportasi yang aman, nyaman dengan pelayanan yang lebih baik ketimbang kapal-kapal milik swasta," tukasnya.

Penulis: redaksi
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!