Sekilas Info

Jeffry Rahawarin, Putra Maluku Ketujuh yang Pernah Menjabat Panglima Kodam di Indonesia

Mayjen TNI Jeffry Apoly Rahawarin

satumalukuID - Senin 23 Agustus 2021, dijadwalkan acara pisah sambut Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XVI Pattimura (Maluku dan Maluku Utara) dari Mayjen TNI Jeffry Apoly Rahawarin kepada Mayjen TNI Bambang Ismawan, bertempat di Makodam Ambon.

Rahawarin sudah dipromosi duduki jabatan bintang tiga yakni Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III meliputi wilayah Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat. Sedangkan Ismawan sebelumnya jabat Asintel Kepala Staf TNI AD.

Dari catatan satumaluku.id dan berbagai referensi lainnya, Mayjen TNI Jeffry Rahawarin adalah putra Maluku ketiga yang menjabat Pangdam Pattimura dan orang Maluku ketujuh yang menjadi Pangdam di Indonesia

Sebelumnya untuk posisi Pangdam Pattimura, putra Makuku yang pertama yaitu Kolonel Inf Herman Pieters pada periode 1957 - 1961 dan Brigjen TNI Max Tamaela (1999 - 2000).

Namun demikian, Jeffry Rahawarin adalah yang pertama capai bintang tiga atau Letnan Jenderal (Letjen). Pasalnya, Herman Pieters memilih pensiun Kolonel dan aktif di politik sebagai anggota DPR RI dan jadi pengusaha. Sedangkan Max Tamaela pensiun dengan pangkat bintang dua atau mayor jenderal.

Ada empat putra Maluku lain yang sukses jadi Pangdam, namun bukan jabat Pangdam Pattimura. Mereka ada juga yang sukses mencapai pangkat Letjen bahkan Jenderal atau bintang empat.

Mereka adalah almarhum Letjen TNI Pur Leo Lopulisa. Beliau tercatat pernah menjadi Panglima Kodam I/Bukit Barisan (1968-1971), Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad 1975-1978, Panglima Kowilhan III/Sulawesi-Kalimantan (1978-1981).

Berikutnya, Letjen TNI Pur Suaidy Marasabesy. Suaidy pernah menjabat Panglima Kodam VII/Wirabuana (1998-1999) dan Kepala Staf Umum (Kasum) TNI periode 1999-2000.

Kemudian, Mayjen TNI Pur Leonardus Siegers. Beliau pernah menjabat Pangdam I/Bukit Barisan periode 2010-2011. Koorsahli Kasad (2013), Koorsahli Panglima TNI (2013-2014) dan Staf Khusus Panglima TNI (2014).

Selanjutnya putra asal Maluku yang mencapai jabatan dan pangkat tertinggi di TNI adalah almarhum Jenderal TNI Pur George Toisuta. Beliau sempat dua kali menjabat Pangdam. Jabatan yang pernah diembannya yaitu Panglima Divisi 1/Kostrad, Pangdam XVII/Trikora, Pangdam III/Siliwangi, Panglima Kostrad dan Kepala Staf TNI AD (Kasad).

Sementara itu, ada tiga mantan Pangdam Pattimura yang berhasil mencapai empat bintang atau jenderal dan menduduki jabatan elit di pemerintahan pusat.

Ketiga orang tersebut yakni Jenderal TNI Pur Poniman. Beliau menjadi Pangdam Pattimura selama dua tahun pada periode 1968 - 1970. Selanjutnya Pangdam V/Jayakarta (1970), Pangkostrad (1973), Pangkowilhan I (1974), Deputi Kasad (1977—1980), Kasad (1980—1983) dan Menteri Pertahanan dan Keamanan (Menhankam) petiode 1983—1988.

Kemudian, Jenderal TNI Pur Djoko Santoso. Almarhum menjabat Pangdam Pattimura di era 2002 hingga 2003. Jabatan lainnya yaitu Panglima Divisi Infanteri 2/Kostrad (2001), Panglima Kodam Jaya (2003), Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat (2003), Kepala Staf TNI Angkatan Darat (2005) dan puncaknya sebagai Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) tahun 2007.

Berikutnya adalah Jenderal TNI Pur Agustadi Sasongko.Purnomo. ia merupakan lulusan terbaik Akabri 1974 penerima Adhi Makayasa. Agustadi menjabat Pangdam Pattimura tahun 2003. Jabatan lainnya yakni Pangdivif-2/Kostrad (2002—2003), Pangdam Jaya (2003—2006), Sekretaris Menkopolhukam (2006—2007) dan Kepala Staf TNI AD (Kasad) periode 2007—2009.

Mantan Pangdam Pattimura lainnya yang terkenal dan menduduki posisi penting di pusat adalah Letjen TNI Pur Doni Munardo. Ia menjabat Pangdam Pattimura periode 2015 hingga 2017. Jabatan lainnya adalah Komandan Paspampres (2012—2014), Danjen Kopassus (2014—2015), Pangdam III/Siliwangi (2017—2018), Sekretaris Jenderal Wantannas (2018—2019) dan terakhir Kepala BNPB (2019—2021).

Untuk diketahui, Kodam Pattimura dibentuk sejak bernama Komando Daerah Militer Maluku dan Irian Barat (KDM MIB) pada 27 Mei 1957. Kemudian 24 Oktober 1959 diubah jadi Kodam MIB dengan nama Kodam XV Pattimura.

Tahun 1985 hingga 1999 dilkuidasi jadi Korem 174/Pattimura dibawah Kodam VIII/Trikora. Namun kemudian pada tanggal 7 Mei 1999 dilaksanakan likuidasi Korem 174/Pattimura. Selanjutnya dibentuk Kodam XVI/Pattimura pada tanggal 15 Mei 1999 di Ambon dalam suatu Upacara Militer dengan Irup Kasad Jenderal TNI Subagyo HS.

Pada kesempatan upacara tersebut Kasad secara resmi melantik Brigjen TNI Max M.Tamaela sebagai Pangdam XVI/Pattimura yang pertama dan hari yang bersejarah tersebut dirayakan sebagai Hari Ulang Tahun Kodam XVI/Pattimura.

Selamat datang dan bertugas di Kodam XVI Pattimura, Mayjen TNI Bambang Ismawan dan selamat menjalankan tugas baru Mayjen TNI Jeffry Apoly Rahawarin sebagai Panglima Kogabwilhan III. (novi pinontoan)

Baca Juga

error: Content is protected !!