Sekilas Info

Kejari Malteng Hentikan Penyidikan Perkara Korupsi Bendungan Sariputi

Photo: Daniel Leonard/ant Kajari Malteng, A.O Mangontan mengakui telah menghentikan proses penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi dana proyek Bendungan Sariputih. (21/8/2021)

satumalukuID - Kepala Kejaksaan Negeri Maluku Tengah (Malteng), A.O Mangontan mengatakan tidak ada intervensi dari pihak mana pun terkait penghentian proses penyidikan perkara dugaan korupsi proyek Bendungan Sariputi di Kecamatan Seram Utara Timur Kobi tahun anggaran 2017.

"Pernyataan BPK RI Perwakilan Provinsi Maluku juga begitu, bahwa perkara penyidikan dugaan tindak pidana korupsi anggaran proyek pembangunan bendungan di Malteng sudah dihentikan," kata A.O Mangontan di Ambon, Sabtu.

Menurut dia, alasan penghentian penyidikan kasus ini karena kerugian keuangan negara cukup minim, yakni Rp129 juta.

Selain itu, ia mengatakan kerugian tersebut juga telah dikembalikan kepada negara oleh tersangka.

"Ini merupakan hasil pemeriksaan bersama, dan tersangka juga menggunakan ahli untuk ikut menghitung kerugian keuangan negara," ujarnya.

Sehingga, lanjut Kajari, pihaknya telah menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan terhadap kasus yang didalamnya terdapat lima tersangka tersebut.

Lima tersangka dimaksud adalah AL alias Ahmad selaku PPTK, MT alias Markus, YR alias Yonas selaku Direktur CV. Surya Mas Abadi, BL alias Benjamin sebagai kontraktor yang meminjam bendera perusahaan YR, dan MS alias Megi selaku kuasa pengguna anggaran.

"Di lapangan juga sudah ada pekerjaan fisiknya, jadi memang tidak ada tekanan atau intervensi dari pihak lain dalam penanganan perkara tersebut, dan yang terpenting dalam penanganan kasus korupsi adalah menyelematkan keuangan negara," jelas Kajari Malteng.

Baca Juga

error: Content is protected !!