Sekilas Info

Direktur CCI Gelar Potong Rambut Gratis Bagi 100 Anak Maluku, Terapkan Protokol Kesehatan

Sebagian anak-anak yang mengikuti kegiatan potong rambut gratis, yang digelar Clerry Cleffy Institut (CCI), di Pantai Welaring, Negeri Hukurila, Kecamatan Leitimur Selatan, Kota Ambon, Selasa (17/8/2021).(Foto: Dok. Clerry Cleffy Institute)

satumalukuID - Direktur Clerry Cleffy Institute, Dwi Prihandini, menggelar potong rambut gratis bagi 100 anak di Maluku dalam rangka perayaan Hari Uang Tahun (HUT) ke-76 Republik Indonesia (RI), sebagai kenangan dan hadiah bagi anak-anak.

“Kegiatan ini saya adakan untuk anak-anak sebagai hadiah bagi mereka, bahwa di Hari Kemerdekaan RI ini, mereka masih bisa bergembira meski pandemi Covid-19 melanda negeri ini,” ungkap Dwi kepada satumalukuID, yang dihubungi melalui saluran telepon dari Ambon, Selasa (17/08/2021).

Dia menuturkan, bahwa untuk kriteria khususnya, diutamakan bagi anak-anak dengan kondisi marjinal, sehingga mereka juga dapat ikut merasakan kegembiraan sebagaimana anak-anak lain.

“Target awal sebanyak 76 anak, sesuai dengan usia negeri ini. Namun banyak anak-anak yang antusias sehingga jumlahnya menjadi 100 anak-anak yang terdiri di beberapa lokasi, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan,” jelasnya.

Dwi menyampaikan, kegitan tersebut dilaksanakan di Pantai Welaring yang merupkan lokasi Shedini Ambon, yang merupakan tempat tinggal dia ketika sedang berada di Ambon.

“Selain itu juga saya utamakan kegiatan ini untuk mitra Clerry Cleffy Institute yang setia bersama selama ini, dan beberapa komunitas di Ambon yang menjadi perhatian saya karena mereka menaungi anak-anak marjinal Maluku,” ujarnya.

Dwi berharap semoga kegiatan di HUT Ke-76 RI ini dapat bermanfaat, dan dapat membuat anak-anak Maluku tersenyum melalui giat sederhana tersebut. Dia juga mengingatkan agar selalu

Sementara itu, Stevano salah satu anak yang menanti giliran potong rambut di Pantai Welaring, mengaku senang bisa ikutan potong rambut gratis ini. “Baru kali ini potong rambut di sini. Di pinggir pantai. Biasanya potong di rumah saja, bukan di barber,” ujarnya.

Stevano dan teman-temannya yang berasal dari Negeri Hukurila, memang sudah terlihat mengantri sejak pagi. Wajah-wajah mereka begitu ceria. Bagi mereka, ini pengalaman baru yang seru. Potong rambut gratis oleh barberman di pantai yang indah itu.

“Tahun lalu saya mengadakan kegiatan di Jakarta dan Bali. Di Jakarta berupa dukungan kepada lansia dan balita di Panti Werda Budi Mulia 1, sebanyak 250 orang dan 87 anak-anak di Panti Asuhan Balita Tunas Bangsa Jakarta Timur. Sedangkan di Bali saya mengadakan giat bagi Panti Asuhan Sidhi Astu, Denpasar Bali berupa makan siang bersama dan membagikan peralatan tulis. Dan dalam setiap kegiatan itu, kami tetap menjalankan protokol kesehatan,” tutup Dwi Prihandini.

Penulis: Tiara Salampessy
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!