Sekilas Info

Di Masa Pandemi Covid-19 Pemkot Ambon Berlakukan Syarat Perjalanan Anak

satumalukuID/Husen Toisuta Seorang perempuan warga Kota Ambon tampak sedang disuntik vaksin. Kegiatan itu merupakan rangkaian vaksinasi 1 juta orang per hari yang dilaksanakan di Lapangan Merdeka, Kota Ambon, Sabtu (26/6/2021).

satumalukuID- Pemerintah Kota Ambon mengatur ketentuan perjalanan keluar daerah bagi anak usia 12-17 tahun. Tujuannya untuk melindungi mereka dari bahaya penyebaran Covid-19.

Sekretaris Kota Ambon, Anthony Gustaf Latuheru, mengaku, kebijakan yang diatur yaitu setiap anak yang akan hendak keluar dari Ambon harus mendapat surat rekomendasi dari Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19.

Ketentuan itu diterapkan karena anak di usia 12-17 tahun belum mengikuti vaksinasi. Beda halnya dengan usia 18 tahun yang sudah mengikuti vaksinasi.

"Jadi untuk anak anak yang mau keluar dari Ambon atau bepergian kami keluarkan surat keterangan yang menjelaskan bahwa di Ambon belum divaksinasi anak-anak umur 12 sampai 17 tahun," ungkap Anthony kepada wartawan di Balai Kota Ambon, Selasa (10/8/2021).

Pelayanan surat keterangan bepergian untuk anak usia 12-17 tahun dibuka di Kantor Balai Kota Ambon. Syaratnya, orang tua cukup membawa membawa kartu keluarga, dan surat keterangan dari desa, atau Kartu Induk Anak (KIA).

"Jadi saat pengurusan surat keterangan bepergian, orang tua harus bawa kartu keluarga, dan keterangan dari desa setempat yang mengatakan bahwa anak ini mau laksanakan perjalanan untuk apa," kata Anthony.

Ia menekankan, bila alasan perjalanan anak dinilai tidak penting, Satgas Covid-19 tak akan mengeluarkan surat ijin. Pihaknya baru akan memberikan ijin apabila alasan yang diajukan penting bagi anak tersebut.

"Kalau alasan tidak tepat kita tidak keluarkan. Kalau misalnya pergi jalan-jalan kita tidak keluarkan. Kalau misalnya di Ambon dan harus pulang ke Maluku Tenggara untuk melanjutkan sekolah kita kasih ijin," ungkapnya.

Penulis: Husen Toisuta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!