Sekilas Info

BMKG Ambon: Waspadai Potensi Cuaca Buruk Hingga 13 Agustus

Photo: FB Anggoro/ant Sejumlah kapal penangkap ikan tidak melaut karena cuaca buruk di Laha Kota Ambon, Provinsi Maluku, Sabtu (10/7/2021). Aktivitas nelayan, transportasi dan pengiriman barang lewat laut terganggu cuaca buruk sejak awal bulan Juli, dan BMKG Stasiun Meteorologi Ambon meminta warga waspada cuaca ekstrem akibat angin timur serta gelombang tropis 'rosby wave' yang terpantau aktif di wilayah Maluku telah mengakibatkan hujan deras disertai angin dan petir.

satumalukuID - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Pattimura Ambon, Maluku, meminta masyarakat mewaspadai potensi cuaca buruk dalam periode sepekan ke depan atau hingga 13 Agustus 2021.

BMKG Stasiun Meteorologi Pattimura Ambon memprediksi hujan dengan intensitas sedang disertai angin kencang berpotensi terjadi di tujuh wilayah di Provinsi Maluku.

"Tujuh wilayah di Maluku tersebut yakni Kabupaten Buru, Buru Selatan, Seram Bagian Barat (SBB), Seram Bagian Timur (SBT), Maluku Tengah, Kota Ambon dan Kepulauan Aru," kata Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Pattimura Ambon, Kamari di Ambon, Sabtu.

Kamari menyebutkan hasil analisis, angin timur tenggara masih mendominasi wilayah Maluku.

Gelombang tropis juga terpantau aktif di wilayah Maluku, pada lapisan 850 hPa kelembaban udara cukup tinggi berkisar antara 70 -100 persen.

Selain itu kondisi suhu permukaan laut cenderung menghangat, khususnya di Laut Seram bagian timur, Laut Banda, perairan Kepulauan Kei dan Aru (1,5 - 30 derajat C), yang mendukung tersedianya suplai uap air untuk pertumbuhan awan hujan.

Indeks Osilasi Selatan (OSI) bernilai positif (>7), mengindikasikan adanya pergerakan suplai uap air dari Samudera Pasifik timur ke Samudera Pasifik barat, yang berpengaruh signifikan terhadap aktivasi pembentukan awan hujan di wilayah Indonesia bagian timur.

Masyarakat juga diimbau tetap waspada potensi cuaca buruk (hujan lebat-sangat lebat yang dapat disertai kilat/petir, angin kencang) saat hujan. Cuaca buruk berdampak pada penurunan jarak pandang secara tiba-tiba serta dampak bencana hidrometeorologi yang dapat terjadi seperti banjir, tanah longsor dan pohon tumbang.

Baca Juga

error: Content is protected !!