Sekilas Info

BPS: Kota Ambon Mengalami Inflasi 0,07 Persen pada Juli 2021

Photo: John Soplanit Asep Riyadi, Kepala BPS Provinsi Maluku.

satumalukuID - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku mengatakan Kota Ambon mengalami inflasi sebesar 0,07 persen pada Juli 2021 dengan indeks harga konsumen (IHK)107,44.

"Sedangkan inflasi tahun kalender Kota Ambon pada Juli 2021 tercatat 1,82 persen, dan inflasi tahun ke tahun  sebesar 1,20 persen," kata Kepala BPS Provinsi Maluku, Asep Riyadi, di Ambon, Senin.

Ia menjelaskan, inflasi Kota Ambon  pada Juli 2021 disebabkan tujuh kelompok pengeluaran  yang mengalami kenaikan indeks, yaitu tertinggi pada kelompok transportasi  sebesar 0,74 persen, diikuti kelompok informasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar  0,63 persen; kelompok pakian dan alas kaki sebesar 0,52 persen; kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan  rutin rumah tangga sebesar 0,28 persen.

Kelompok rekreasi , olah raga dan budaya sebesar 0,14 persen, kelompok penyediaan makanan dan menuman dan restoran sebesar 0,1 persen;kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,07 persen. Sebaliknya kelompok kesehatan mengalami penurunan indeks  sebesar 0,72 persen diikuti kelompok makanan minuman dan tembakau  sebesar  0,39 persen dan kelompok perumahan ,air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,01 persen, kelompok pendidikan cendrung stabil selama Juli 2021.

Menurut dia, ada tercatat 83 komoditas yang mengalami kenaikan harga, dan 50 komoditas yang mengalami penurunan harga  di Kota Ambon selama Juli 2021.

Sebanyak 10 komoditas  utama yang mengalami kenaikan harga  atau yang memberikan andil terbesar bagi terjadinya inflasi Kota Ambon  adalah angkutan udara, cabai rawit,  biaya pulsa ponse, kelapa minyak goreng,  celana dalam wanita,  daging babi,  bayam, cakalang diawetkan dan labu siam.

Sedangkan 10 komoditas  yang mengalami penurunan harga  dan memberikan andil terhadap deflasi  di Kota Ambon  pada Juli 2021 adalah ikan layang, ikan selar, ikan tongkol, sawi hijau,  buncis, mangga, ikan cakalang, obat dengan resep, kangkung, dan daging ayam ras.

Asep mengemukakan dari 90 kota IHK di Indonesia tercatat 61 kota mengalami inflasi dan 29 kota mengalami deflasi.

Dari 90 kota IHK, rangking IHK Kota Ambon  turun ke posisi 25, inflasi bulanan Kota Ambon  berada pada posisi ke 50, inflasi tahun kalender Kota Ambon  pada posisi 11 sedangkan inflasi tahun ke tahun  pada rangking 75.

Inflasi tertinggi terjadi di Kota Sorong  sebesar 1,51 persen , dan inflasi terendah terjadi di Kota Sampit sebesar 0,01 persen. Deflasi tertinggi terjadi di Kota Manokwari sebesar  0,60 persen, dan deflasi terendah terjadi di Kota Maumere dan Kota Samarinda sebesar 0,01 persen.

Baca Juga

error: Content is protected !!