Sekilas Info

Dinkes: Berdasarkan Laporan Harian, Angka Kasus Sembuh COVID-19 di Malut Terus Naik

Photo: Abdul Fatah/ant Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Malut, dr Rosita Alkatiri.

satumalukuID - Dinas Kesehatan (Dinkes) Maluku Utara (Malut)  menyatakan, berdasarkan laporan harian angka jumlah kasus sembuh COVID-19 per 31 Juli 2021 berjumlah 7.309  atau mengalami kenaikan dalam tiga hari terakhir yang hanya 6.217 orang.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Malut, dr Rosita Alkatiri di Ternate, Sabtu mengatakan, sesuai laporan COVID-19 untuk 10 kabupaten/kota di Malut angka kesembuhan COVID-19 bertambah 172 orang sehingga secara keseluruhan menjadi 7.309 orang.

"Untuk itu, dengan naiknya jumlah kasus sembuh COVID-19 ini, tentunya Dinkes bersama Satgas COVID-19 Malut meminta agar masyarakat tetap disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan (Prokes) yang harus menjadi prioritas dalam memutus mata rantai penyebaran virus corona, sehingga angka kesembuhan setiap hari terus naik," ujarnya.

Olehnya itu, dari peningkatan kasus sembuh COVID-19 ini berasal delapan kabupaten/kota diantaranya Kota Ternate 11 orang, Kabupaten Halmahera Tengah 38 orang, Halmahera Utara 32 orang, Kepulauan Sula 17 orang, Halmahera Selatan 29 orang, Halmahera Timur 35 orang dan Halmahera Barat 8 orang, sedangkan tiga daerah lainnya seperti Kepulauan Tidore, Pulau Morotai dan Pulau Taliabu per 31 Juli 2021 tidak memiliki pasien sembuh COVID-19.

Selain itu, untuk isolasi mandiri terkonfirmaasi positif COVID-19 untuk 10 kabupaten/kota di Malut mencapai 2.371 orang, sedangkan, pasien positif COVID-19 yang sedang menjalani isolasi di RSU sebanyak 120 orang dan terbanyak berada di RSU Tidore Kepulauan yakni 29 orang serta RSU Pulau Taliabu tidak ada pasien isolasi di RSU.

Rosita menambahkan,berdasarkan laporan rekapitulasi harian pelaksanaan vaksinasi COVID-19 di Malut untuk 180 tempat fasilitas kesehatan tersebar di 10 kabupaten/kota diantaranya untuk SDM kesehatan tahap I mencapai 11.50 orang, lansia 5.501 orang atau 7,4 persen, pelayan publik 67.183 orang atau 58 persen.

Penulis: Abdul Fatah/ant
Editor:Redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!