Sekilas Info

Puluhan Miliar Diajukan, KONI Maluku Hanya Dapat Rp.16 M Untuk Ikut PON di Papua

satumalukuID/Istimewa Kapolda Maluku gelar rapat koordinasi kesiapan PON 20 di Papua. Rakor berlangsung di ruang kerja Kapolda, Mapolda Maluku, Kota Ambon, Jumat (30/7/2021).

satumalukuID- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Maluku hanya mendapat kucuran dana sebesar Rp.16 miliar untuk mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-20 di Papua.

Jumlah itu lebih rendah dari yang diajukan sebelumnya sebesar Rp.27 miliar kepada Pemerintah Daerah melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Maluku.

Hal itu terungkap dalam rapat koordinasi (Rakor) bersama Kapolda Maluku Irjen Pol Refdi Andri, di ruang kerjanya, Markas Polda Maluku, Kota Ambon, Jumat (30/7/2021).

Ketua Satgas Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) PON KONI Maluku, Jantje Haumasse, mengaku pihaknya menerjunkan sebanyak 46 orang atlet dalam ajang PON yang dihelat di Papua.

Puluhan atlet tersebut akan mengikuti sebanyak 14 cabang olahraga (Cabor) yang dipertandingkan dalam PON Papua. Mereka akan didampingi oleh sebanyak 20 orang pelatih.

"Anggaran yang kami ajukan Rp.27 M (miliar). Namun yang di ACC (setujui) hanya Rp.16 M," ungkapnya.

Menurutnya, belasan miliar rupiah anggaran yang dikucurkan itu hanya bisa mencukupi peralatan dan perlengkapan yang diperlukan.

"Sedangkan untuk peralatan dan perlengkapan saja bisa menghabiskan dana sekitar Rp.16 M," sebutnya di hadapan Kapolda Maluku.

Di tempat yang sama, Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Maluku, Carolis Nirahua, membenarkan kucuran dana tersebut.

"Ini karena terjadi beberapa kali refocusing anggaran," ungkapnya.

Sebelumnya, Kapolda Refdi mengaku menggelar rakor yang kedua ini untuk mengetahui kesiapan KONI Maluku di PON Papua. Termasuk teknis keberangkatan para atlet menuju Papua nanti.

"Keberangkatan akan dikawal oleh Dansat Brimob Polda Maluku dan anggota. Sehingga perlu ada gambaran bagaimana teknis keberangkatan atlet, non atlet dan tim kesehatan," pintanya.

Jenderal bintang dua polri di Maluku ini meminta agar kesehatan para atlet dan pelatih diperhatikan dengan baik. Sebab, mereka akan membawa nama baik Maluku di kancah nasional.

"Kesehatan para atlet dan pelatih harus benar-benar diperhatikan," harapnya.

Refdi juga meminta pihak Dispora dan KONI untuk melakukan komunikasi intens dengan Gubernur Maluku.

"Saya yakin akan ada tambahan anggaran, bonus untuk para atlet, ini sangat penting sebagai bentuk perhatian kita kepada para atlet dan berdampak untuk kader-kader yang akan datang," katanya.

Senada, Wakapolda Maluku Jan de Fretes mengingatkan para atlet agar dapat mengetahui adat istiadat atau kebiasaan masyarakat Papua.

"Atlet kita harus tau adat istiadat, kebiasaan di daerah itu agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan," ingatnya.

Jan yang merupakan Putra asli Maluku ini juga mengusulkan agar para atlet, pelatih, tim kesehatan dan personil pengamanan bisa dipertemukan lebih dulu sebagai ajang silaturahmi sebelum diberangkatkan.

"Harus bertemu dulu agar saling kenal dan buatkan WA (Whatsapp) group agar komunikasi antara semua unsur yang berangkat terbangun dengan baik," usulnya.

Penulis: Husen Toisuta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!