Sekilas Info

KM Tidar Kandas di Perairan Namlea Berhasil Ditarik, Langsung Beroperasi

satumalukuID/Istimewa KM Tidar yang kandas di perairan Namlea, berhasil ditarik, Rabu (28/7/2021).

satumalukuID- Kapal Motor (KM) Tidar akhirnya berhasil ditarik setelah kandas dua hari di perairan Namlea, Kabupaten Buru.

Kapal berbobot 13 Gross Tonnage ini berhasil ditarik Kapal Tugboat dalam kondisi aman atau tidak mengalami kerusakan pada Rabu (28/7/2021) pukul 04.00 WIT.

Manager Operasional PT. PELNI Ambon, Muhammad Assagaff menyebutkan, tidak ada kerusakan fatal dalam insiden kandasnya kapal putih tersebut.

"Saya sementara menunggu berita acara, tapi kalau lihat informasi lisan dari Kepala Operasi (PELNI) Namlea, nggak ada masalah," kata Assagaff melalui telepon genggamnya.

Berhasil ditarik, kapal rencananya berangkat pukul 16.00 WIT dari Namlea menuju pelabuhan Yos Sudarso, Kota Ambon.

Kapal akan mengakut penumpang asal Namlea yang dibatalkan. Sebab, jumlah penumpang KM Pangrango melebihi kapasitas. Mereka hanya membawa penumpang lanjutan.

"Kita batalkan karena takut melebihi kapasitas. Jadi (penumpang dari Namlea) kembalikan lagi, kita naikan lagi," sebutnya.

Menurutnya, KM. Tidar akan tiba di Ambon sekitar pukul 22.30 WIT. Kapal langsung beroperasi seperti biasa dengan mengangkut penumpang yang sebelumnya di salin ke KM Pangrango.

"Sampai di Ambon tidak lagi lakukan pengecekan (kerusakan kapal), langsung oper aja (penumpang dari Pangrango)," katanya.

Ia mengatakan, seluruh calon penumpang tujuan Tual-Dobo hingga Papua yang rencananya diangkut KM. Pangrango kembali dibatalkan. Mereka akan tetap diangkut KM Tidar. Sementara KM Pangrango sendiri, kembali beroperasi secara normal.

"Kapal (KM. Tidar) bisa jalan, jadi untuk sementara nanti kita langsung alihkan ke Tidar," terangnya.

Saat ini, lanjut Assagaff pihaknya sementara menunggu berita acara resmi untuk dilaporkan ke Biro Klasifikasi Indonesia (BKI).

Penulis: Husen Toisuta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!