Sekilas Info

Gubernur Salurkan 11.500 Paket Bansos Untuk Masyarakat Terdampak PPKM di Ambon dan Aru

satumalukuID/Husen Toisuta Gubernur Maluku Murad Ismail tampak memberikan bantuan sosial kepada masyarakat terdampak PPKM di pelataran Masjid Raya Alfatah, Kota Ambon, Senin (26/7/2021).

satumalukuID- Sebanyak 11.500 paket bantuan sosial (bansos) secara simbolis disalurkan Gubernur Maluku Murad Ismail kepada masyarakat terdampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Ambon dan Kabupaten Kepulauan Aru.

Bansos berupa beras dan sembilan bahan pokok sembako ini dibagikan simbolis kepada masyarakat di pelataran Gereja Santa Maria, Masjid Raya Alfatah dan Gereja Maranatha di Kota Ambon, Senin (26/7/2021).

Setiap rumah ibadah yang dikunjungi Gubernur, didampingi Ketua DPRD Maluku, Wakapolda, Kasdam XVI/Pattimura, Kepala Bulog Maluku, Kepala PT Pos Indonesia Cabang Ambon, dan sejumlah pejabat lainnya, membagikan bantuan kepada 20 orang warga terdampak PPKM.

Pantauan satumaluku.id di Masjid Raya Alfatah Ambon, selain memberikan bansos, warga penerima bantuan terdampak PPKM tersebut juga melakukan vaksinasi.

"Salah satu strategi pemerintah dalam memutus peredaran Covid-19 adalah program PPKM dan pemberian vaksin," kata Murad dalam sambutannya di pelataran Masjid Raya Alfatah.

Gubernur Maluku Murad Ismail (ujung kiri) tampak memantau vaksinasi di pelataran Masjid Raya Alfatah Ambon.

Untuk provinsi Maluku, kata Murad, sejak tanggal 22 Maret 2020 sampai dengan sekarang sudah terpapar sebanyak 13.106 orang.

"Perkembangan ini di dua bulan lalu itu masih 7.800 kalau tidak salah, sekarang sudah 13.000, jadi naiknya sekitar 40 persen lah," terangnya.

Sementara yang masih dalam perawatan, lanjut mantan Dankor Brimob Polri ini berjumlah 3.963 orang, sembuh 8.919 dan meninggal 224 orang.

"Yang meninggal malahan naiknya 100 persen," sebutnya.

Olehnya itu, Murad mengaku upaya yang dilakukan untuk membantu masyarakat yaitu vaksin dan pemberian bansos beras maupun sembako.

"Yang kenal PPKM itu hanya dua dari sebelas kabupaten kota, Kota Ambon dan Aru. Jadi kalau di Ambon agak ketat-ketat tolong diikuti aja sebentar," pintanya.

Pemberian bansos beras, tambah Murad, langsung dari pusat melalui Bulog dan Pos Indonesia.

"Saya mau kasih tahu sekali lagi, yang dekat dengan masyarakat adalah Walikota dan Bupati. Provinsi Maluku ini hanya stabilizator dan dinamizator untuk 11 kabupaten/kota," katanya.

Kendati demikian, matan Kapolda Maluku itu mengaku tidak akan tinggal diam jika ada permintaan bantuan dari 11 kabupaten kota.

"Saya tidak akan tinggal diam, apabila nanti ada beberapa kabupaten/kota yang memerlukan bantuan ke provinsi kita tetap segera turun dan kita memberikan bantuan," ungkapnya.

Untuk diketahui, bantuan beras dari pusat berjumlah 10.000 karung berukuran 10 kg. Ditambah dengan bantuan sembako dari pemerintah provinsi Maluku sebanyak 1.500 paket.

Penulis: Husen Toisuta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!