Sekilas Info

Kementerian Kelautan dan Perikanan RI Tetapkan Empat Kawasan Konservasi Perairan Baru di Maluku

satumalukuID/Husen Toisuta Ilutrasi - perairan kepulauan Buru

satumalukuID- Provinsi Maluku saat ini memiliki delapan wilayah Konservasi Perairan (KKP). Ini setelah Kementerian Kelautan dan Perikanan RI kembali menetapkan empat KKP baru.

Keempat KKP baru ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK) Menteri Kelautan dan Perikanan tertanggal 21 Juli 2021. Yaitu Kepulauan Lease, Pulau Ay dan Run di Banda, Seram Utara Barat di Kabupaten Maluku Tengah dan Pulau Buano di Seram Bagian Barat.

Empat KKP sebelumnya di Maluku yaitu Kawasan Konservasi Pesisir dan Pulau-pulau Kecil (KKP3K) di Perairan Kei Kecil Barat, Kabupaten Maluku Tenggara dan Kon di Seram Bagian Timur. Juga ada Suaka Alam Perairan Aru Tenggara dan Taman Wisata Perairan Laut Banda.

KKP di Kepulauan Lease ditetapkan dengan SK nomor 47 tahun 2021. KKP Ay dan Run ditetapkan dengan SK nomor 48 tahun 2021. KKP Buano dengan SK nomor 49 tahun 2021, dan KKP Seram Utara Barat dengan SK nomor 50.

Meski telah ditetapkan empat KKP baru, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Maluku, Abdul Haris, mengaku masih ada beberapa tahapan lanjutan yang harus disiapkan. Satu diantaranya penataan batas. Ini agar tidak terjadi konflik pemanfaatan ruang di laut.

"Penataan batas ini dilakukan oleh tim dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, Dinas Kelautan dan Perikanan Maluku dan beberapa instansi terkait," ujar dia.

Setelahnya, tambah Abdul, dibentuk lembaga pengelola kawasan koservasi dengan melibatkan beberapa komponen stakeholder seperti DKP, pemerintah kabupaten/kota di mana KKP itu berada, perguruan tinggi setempat, masyarakat hukum adat, NCO atau LSM.

Pembentukan lembaga pengelola kawasan konservasi dimaksudkan agar kelestarian ekosistem dan sumber daya alam di kawasan tersebut tetap terjaga dengan baik.

"Ini namanya prinsip komenesmen atau kolaborasi manajemen, jadi pengelolaan bersama, sehinga stakeholder merasa memiliki kawasan konservasi untuk dikelola dengan baik," tutupnya.

Penulis: Husen Toisuta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!