Sekilas Info

Pemprov Maluku Klarifikasi Pergantian Sekda, Pers Kritisi, Netizen Sindir Alasannya

satumalukuID - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku melalui Wakil Gubernur, Drs Barnabas Orno, akhirnya memberikan klarifikasi terkait viral nya berita pergantian mendadak Sekretaris Daerah (Sekda) definitif Ir Kasrul Selang dengan Pelaksana Harian (Plh) Sadly Lie, yang sehari-hari menjabat Kepala Dinas Kehutanan Maluku, Rabu (21/7/2021).

Pelantikan Sadli Lie sebagai Plh Sekda Maluku berlangsung di lantai VII Kantor Gubernur, Senin (19/7/2021). Pelantikan tersebut dilakukan Wagub Maluku, Barnabas Orno berdasarkan surat keputusan Gubernur Maluku Nomor 241 tahun 2021.

Selain Plh Sekda, Gubernur Murad Ismail juga menunjuk Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Umum dan Humas Setda Maluku, David Katayane menggantikan Melky Lohy yang digeser ke Biro Organisasi.

Wagub Maluku Barnabas Orno yang membacakan klarifikasi Pemprov atas nama Gubernur Murad Ismail, mengatakan, pergantian tersebut sudah sesuai dengan aturan yang berlaku diantaranya UU Nomor 5 tahun 2012 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) serta pejabat yang ditunjuk hanya untuk melaksanakan tugas-tugas rutin sehari-hari.

Menurut Orno, Gubernur Maluku Murad Ismail menunjuk pelaksana harian sebagai pengganti, dengan alasan Sekda definitif Kasrul Selang sempat terpapar Covid 19 dan masih dalam masa pemulihan, sehingga tidak perlu dipolitisasi.

''Apabila Sekda berhalangan melaksanakan tugas, maka tugas Sekda akan dilaksanakan pejabat yang ditunjuk oleh gubernur sebagai perwakillan pemerintah pusat dengan persetujuan Mendagri sesuai UU Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah,'' jelas Orno.

Dikatakan, kepala daerah menunjuk Plh Sekda, apabila Sekda definitif tidak bisa melaksanakan tugas kurang dari 15 hari kerja sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 3 tahun 2018 tentang Sekretaris Daerah.

''Jadi tidak perlu diperdebatkan apalagi dijadikan konsumsi publik. 'Sebab pergantian Sekda itu ada aturan dan tahapan yang diusulkan ke Presiden melalui Mendagri. Pertimbangan gubernur bahwa pak Kasrul harus melakukan pemulihan kesehatan secara total,'' ungkap Wagub.

Namun demikian, klarifikasi Wagub tersebut langsung dikritisi beberapa wartawan yang hadiri jumpa pers tersebut di Kantor Gubernur Maluku. Sebab, menurut salah satu kru media, Sekda definitif Kasrul Selang sudah sehat dan jalankan tugasnya serta sempat rapat dengan Komandan Korem dan ikut acara di Unpatti.

"Kalau alasan diganti karena sakit. Setahu kami pak Kasrul sudah sehat. Beliau sebelum diganti, sudah ikut acara di Unpatti dan pertemuan dengan pak Danrem. Jadi, apakah cuma alasan sakit? Ataukah terkait dengan pak gubernur ditegur oleh Mendagri soal penyerapan dana Covid 19 dan insentif Nakes?," ungkap wartawan tersebut.

Mendapat pertanyaan itu, Wagub menyatakan soal Sekda definitif hadiri acara di Unpatti dan lainnya, dirinya tidak tahu. Sedangkan tentang teguran Mendagri, ia menyatakan itu soal lain.

''Kalau menghadiri itu saya tidak tahu. Kalau soal surat tegiran Mendagri, itu saya tidak masuk ke situ ya," tandas Orno.

Sementara itu, saat ditanya oleh wartawan senior RRI Ambon, Bertje Minanlarat soal apakah jabatan Sekda definitif akan dikembalikan kepada Kasrul Selang setelah benar-benar kesehatannya telah pulih? Orno yang mantan Bupati Maluku Barat Daya ini, menjawab iya karena yang sekarang hanya Plh jalankan tugas pelayanan rutin saja.

"Ya. Kalau pak Kasrul sudah sembuh total. Beliau kembali jalankan tugasnya. Sebab Plh kan hanya jalankan tugas-tugas rutin saja," ucapnya.

Klarifikasi Pemprov Maluku yang disampaikan Wagub Barnabas Orno tersebut, kembali mendapat sorotan dari warganet di media sosial.

Salah satu warganet yakni akun Facebook bernama Prihatin, memposting video penjelasan Wagub itu sambil memberikan komentar dan kritik yang cukup pedas.

Ia menulis demikian. "Kenapa harus klarifikasi klo memang pergantian Plh Sekda dianggap wajar ???
Yang tidak wajar adalah publik tahu Kasrul diganti dengan alasan pemulihan kesehatan, sementara pada saat pergantian Kasrul dalam kondisi sehat bugar setelah sembuh dan sedang berkantor seperti biasanya...
Mereka yg badut atau masyarakat yg dianggap badut ???"

Postingan itu sudah dilihat 1.260 an kali oleh warganet. Serta dikomentari dan di like olehi puluhan orang serta belasan kali dibagikan.

Diantaranya ada tiga komentar datang dari akun Melky M. Pattinaja, akun Nona dan akun AnjasHamzah T.

Meljy menulis, "Ini yg dibilang ABS ....
Sdh seng jaman lai ...
Skarang sdh model lelang jabatan Ale ...
Mau muda mau tua yg pintar yg dapa jabatan tsb ...
Terima kasih untuk Pers Maluku yg sdh sangat maju...."

Sedang akun bernama Nona menulis, "Mari kita menunggu jawaban dari Kemendagri. Kira" alasan apa yang dipakai Pemprov untuk memberhentikan Sekda. Sakit? Sakit yg bagiamana dolo. Bicara fisik & stamina, kayaknya Sekda (Kasrul Selang, red) masih lebih prima".

Serta akun AnjasHamzah T berkomentar singkat. "Coba pak Kasrul bicara lai biar Publik jang dilema".

Penulis: Romer Tahapary/NP
Editor:Redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!