Sekilas Info

Maluku Masih Zona Merah Covid-19, Ambon dan Kepulauan Aru Turun Status Oranye

satumalukuID/Husen Toisuta Jubir Satgas Penanganan Covid-19, dr. Adonia Rerung.

satumalukuID- Kota Ambon dan Kabupaten Kepulauan Aru akhirnya berhasil keluar dari zona merah atau kawasan berisiko tinggi penyebaran Covid-19.

Dua daerah di Provinsi Maluku itu saat ini kembali ke zona oranye (risiko sedang) Penanganan Covid-19.

Status tersebut ditetapkan Satgas Penanganan Covid-19 Nasional pada Minggu (11/7/2021) lalu.

"Untuk Kota Ambon dan Kepulauan Aru saat ini sudah masuk zona oranye," kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku, dr. Adonia Rerung kepada wartawan, Rabu (21/7/2021).

Ambon dan Aru turun zona oranye setelah angka konfirmasi maupun korban meninggal dunia akibat terpapar Covid-19 mengalami penurunan.

"Untuk Kota Ambon saat ini skornya 1,9. Sedangkan Aru skornya 2,06. Ambon masih sangat rendah," terangnya.

Meski Ambon dan Aru sudah turun ke zona oranye, namun Provinsi Maluku sendiri hingga saat ini masih tetap berada di zona merah.

"Provinsi Maluku sendiri masih zona merah dengan skornya 1,74," tambah Adonia.

Selain Ambon dan Aru, Maluku Tengah, Maluku Tenggara Barat, Seram Bagian Barat, Maluku Barat Daya dan Kota Tual juga berstatus zona oranye.

"Untuk zona kuning (risiko renda) itu Maluku Tenggara, Buru, Seram Bagian Timur dan Buru Selatan," tambah Kepala Balai Kesehatan Paru Masyarakat (BKPM) Provinsi Maluku ini.

Adonia menghimbau masyarakat untuk selalu patuh terhadap anjuran pemerintah terkait pelaksanaan protokol kesehatan. Seperti memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauh dari kerumunan dan mengurangi mobilitas.

"Kami harapkan masyarakat selalu patuhi protokol kesehatan ketika beraktivitas di luar Rumah. Jaga jarak, cuci tangan, hindari kerumunan, dan pakai masker itu sangat penting," pintanya.

Penulis: Husen Toisuta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!