Sekilas Info

Meskipun Telah Diimbau Menjalankan Ibadah di Rumah, Warga Ternate Penuhi Masjid Shalat Idul Adha

Photo: Abdul Fatah/ant Warga Ternate tetap memilih untuk penuhi masjid shalat Idul Adha, meskipun ada larangan pelaksanaan shalat di masjid dalam suasana pandemi COVID-19.

satumalukuID - Warga Kota Ternate, Maluku Utara (Malut) dalam pelaksanaan Idul Adha 1442 Hijriah pada 2021 memilih untuk memenuhi seluruh masjid guna menjalankan shalat berjamaah, meskipun telah diimbau menjalankan ibadah di rumah masing-masing di suasana pandemi COVID-19.

"Saya bersama keluarga tetap memilih untuk melaksanakan Shalat Idul Adha secara berjamaah di masjid Al-Munawwar, kendati telah ada imbauan dari pemerintah maupun Satgas COVID-19 agar menjalankan ibadah di rumah masing-masing," kata salah seorang jamaah masjid raya Al-Munawwar Ternate, Muhammad Rusli, Selasa.

Dia menyatakan, sudah menjadi tradisi bagi umat Islam setiap datangnya hari raya, tentunya shalat Idul Adha lebih memilih di masjid raya, tetapi protokol kesehatan tetap diterapkan secara ketat.

"Meskipun bersama keluarga ke masjid raya, tetapi protokol kesehatan tetap kami patuhi, dengan menggunakan masker, membawa peralatan shalat sendiri dan tidak bersalaman," ujarnya.

Sementara itu, dari pantauan ANTARA, meskipun ada pembatasan sejumlah kelurahan yang masuk zona merah terkait COVID-19, namun warga tetap melaksanakan shalat Idul Adha 1442 Hijriah secara berjamaah di masjid.

Hanya saja untuk pelaksanaan shalat Idul Adha pada 2021, di Kota Ternate, tidak dilaksanakan di lapangan terbuka seperti biasanya, atau dipusatkan di masjid Agung Al Munawar Ternate seperti tahun sebelumnya.

Bahkan, warga kota Ternate berbondong-bondong melaksanakan shalat di Masjid Al Munawar Ternate. Ribuan jamaah terlihat melaksanakan shalat seperti biasanya dan tetap menggunakan masker.

Sedangkan, masjid raya Al-Munawar yang telah menjadi ikon Kota Ternate, nampak jamaah shalat Idul Adha tidak hanya di dalam masjid akan tetapi sampai pada pelataran halaman masjid.

Dalam kesempatan itu, Khatib Abdurahman Assagaf mengatakan, tradisi diawali Nabi Ibrahim dan dilengkapi Nabi Muhammad seperti pelaksanaan manasik haji, tentunya meniru jalan kehidupan para nabi yang disempurnakan seluruh keteladan.

Khatib menyampaikan pesan agar pendidikan agama sangat penting bagi anak-anak seperti dilakukan para nabi pendahulu dan ada tiga perintah yakni didik mencintai Nabi Muhammad, keluarga Nabi dan didiklah anak untuk bisa membaca Al-Qur'an, ritual haji bukan hanya ibadah fisik, tapi menciptakan budi pekerti, akhlak, pribadi dan mendekatkan diri kepada Allah SWT,

Pelaksanaan shalat di masjid raya Idul Adha dipimpin imam Mubarak Hi Muhammad dari IAIN Ternate dan untuk hewan kurban sebanyak 19 ekor sapi dan enam ekor kambing

Penulis: Abdul Fatah/ant
Editor:Redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!