Sekilas Info

Komisaris Utama Bank Maluku Malut Diganti, Bachmid Jadi Pelaksana Tugas, Sam Latuconsina: Jabatan Itu Amanah

Kantor Pusat Bank Maluku - Malut di Ambon.

satumalukuID - Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) PT Bank Maluku Maluku Utara (Malut) telah dilaksanakan sesuai tiga agenda utama bertempat di Hotel Swissbell Ambon, pada Selasa (13/7/2021).

Demikian disampaikan Direktur Utama PT Bank Maluku Malut, Syahrisal Imbar yang dihubungi satumaluku.id melalui akun whatsapp nya.

"RUPS sudah dilaksanakan sesuai tiga agenda dalam undangan. Satu keputusan adalah ditunjuk Pelaksana Tugas (Plt) Komisaris Utama (Komut) adalah Pak Nadjib Bachmid yang sebelumnya posisi Komisaris," jelas Syahrisal.

Agenda utama RUPS LB dalam undangan tersebut ada tiga. Yaitu 1. Penetapan Basri Adly Bandjar sebagai Komisaris Independen PT. Bank Pembangunan Daerah Maluku dan Maluku Utara.

2. Penetapan Skenario Pemenuhan Modal Inti Rp. 3.000.000.000.000,- (tiga triliun Rupiah) pada tahun 2024 serta 3. Reposisi Dewan Komisaris (DK) PT. Bank Pembangunan Daerah Maluku dan Maluku Utara.

Dengan hasil RUPS tersebut, maka isu pergantian Komut sebelumnya M.A.S. Latuconsina atau akrarbdipanggil Sam Latuconsina yang sudah beredar dua bulan lalu menjadi kenyataan.

Ini terbukti dalam RUPS LB tersebut. Pasalnya, meski Sam yang diangkat sebagai Komut satu tahun lebih lalu diganti, ternyata dalam forum itu belum ada pengganti yang definitif. Hanya ditunjuk Plt Komut nya dijabat Nadjib Bachmid.

"Belum ada. Karena harus mengikuti Uji Kepatutan dulu oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)," ujar Syahrisal, saat ditanya siapa Komut definitif pengganti Sam Latuconsina.

Menurutnya, RUPS LB tersebut penuhi syarat karena diikuti mayoritas pemegang saham bank pembangunan daerah itu.

"Yang hadir sebanyak 87% pemegang saham. Mohon maaf tidak hafal yang tidak hadir. Karena daftar hadirnya ada di notaris," jelasnya.

Sebelumnya, Syahrisal menolak berkomentar tentang dua agenda urutan kedua dan ketiga (pergantian posisi Komut).

"Agenda lainnya menjadi wewenang pemegang saham. Mohon konfirmasi ke pemegang saham," sarannya.

Selanjutnya 1 2
Penulis: SM-05
Editor:Redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!