Sekilas Info

Terkonfirmasi Covid-19, Anggota DPD-RI Asal Malut Suryati Armaiyn Meninggal Dunia

Photo: Abdul Fatah/ant Suasana di kediaman anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD-RI) asal Dapl Maluku Utara (Malut), Suryati Armaiyn Kawasan Takoma, Kota Ternate.

satumalukuID - Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) - RI asal daerah pemilihan (Dapl) Maluku Utara (Malut), Suryati Armaiyn, Kamis, meninggal dunia setelah menjalani perawatan di RSU Chasan Boesoerie Ternate dan terkonfirmasi positif COVID-19.

"Suryati Armaiyn meninggal dunia dan tercatat sebagai pasien positif COVID-19 usai menjalani isolasi di RSU Chasan Boesoerie Ternate," kata Direktur RSU Chasan Boesoerie Ternate, dr Samsul Bahri di Ternate, Kamis.

Menurut dia, Suryati Armaiyn meninggal dunia di RSU Chasan Boesoerie sekitar pukul 15.40 WIT  dan saat ini telah disemayamkan di kediaman pribadi almarhumah kawasan Kelurahan Takoma Ternate.

Suryati Armaiyn tercatat sebagai anggota DPD-RI Dapil  Malut periode 2014-2019 dan 2019-2021 merupakan istri mantan Gubernur Malut Thaib Armaiyn yang dua periode memimpin provinsi sejak  2002 hingga  2013.

Berdasarkan laporan yang disampaikan keluarganya, almarhumah akan dikebumikan pada Kamis (8/7) setelah ba’da Isya di kawasan pemakaman Keluarga Kesultanan Ternate.

Sementara itu, putri almarhumah, Nurlaila Armaiyn menyatakan kesedihannya mendalam atas meninggal ibunya Suryati Armaiyn di RSU Chasan Boesoerie Ternate dan meminta agar masyarakat mendoakan kepergian anggota DPD-RI dua periode tersebut.

"Olehnya itu, mewakili keluarga, kami memohon maaf atas kesalahan dan kekeliruannya selama menjadi wakil rakyat di DPD-RI maupun mendampingi suaminya Thaib Armaiyn sewaktu menjabat Gubernur Malut dua periode," ujarnya.

Dia berharap agar tidak ada yang memposting kondisi ibunya selama menjalani perawatan di RSU Chasan Boesoerie Ternate.

Suryati Armaiyn sendiri menjadi anggota DPD-RI asal Malut setelah KPU setempat menetapkan empat perwakilan asal Malut, diantaranya Suryati Armaiyn.

Berdasarkan data form model DC1 DPD Malut suara terbanyak diraih Husain Alting Sjah yang juga Sultan Tidore, dengan 140.316 suara, disusul mantan Bupati Halmahera Barat, Namto Hui Roba dengan 44.602 suara.

Kemudian, Chaidir Djafar( 42.158 suara) dan Suriati Armaiyn(40.998 suara). Urutan kelima Stevi Pasimanjeku serta Tjatur Sapto Edy di posisi keenam.

Penulis: Abdul Fatah/ant
Editor:Redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!