Sekilas Info

CATATAN NOVI PINONTOAN

Semifinal Euro 2020 Pertemukan Mantan Juara dan Calon Juara Baru Diwakili Inggris atau Ukraina

satumalukuID - Partai semifinal Euro 2020 dipastikan akan mempertemukan tim mantan juara dan calon juara baru. Hal ini terjadi, setelah Spanyol menang keberuntungan atas Swiss dalam adu penalti serta Italia mampu menyingkirkan Belgia 2-1 di perempatfinal.

Spanyol dan Italia adalah dua tim yang pernah juarai Piala Eropa. Bahkan Spanyol merupakan peraih gelar terbanyak bersama Jerman yakni 3 kali. Tim Matador itu sukses di edisi 1964, 2008 dan 2012. Sedangkan Italia juara edisi 1968 dan dua kali runner up tahun 2000 dan 2012.

Kesuksesan kedua timnas tersebut, memperkuat tradisi turnamen besar seperti Piala Eropa dan Piala Dunia selalu dikuasai tim-tim mantan juara. Terkecuali tim "dinamit" Denmark 1992 dan tim "para dewa" Yunani 2004 yang mengejutkan persepakbolaan Eropa ketika itu.

Nah. Babak 8 Besar akan berlanjut nanti malam (3/7/2021) dan Minggu dini hari (4/7/2021) antara Republik Ceko vs Denmark dan Inggris vs Ukraina. Dari dua partai tersebut, hanya Inggris dan Ukraina yang belum pernah meraih gelar prestisius tersebut.

Inggris yang mengklaim sepakbola berasal dari negeri mereka, selama puluhan tahun tidak mampu berbuat banyak di level Eropa. Padahal kompetisi liga nya yang paling elit dan semarak. Prestasi tertinggi Inggris di arena Euro yakni hanya peringkat 3 pada edisi 1968 dan 1996. Namun mereka pernah sekali juara dunia tahun 1966.

Sedangkan bagi Ukraina. Kesuksesan mencapai babak 8 Besar Euro 2020 ini, merupakan sejarah dan rekor bagi skuad asuhan Andrey Shevchenko tersebut. Pasalnya, dulu Ukraina adalah bagian dari Uni Soviet yang telah terpecah jadi beberapa negara.

Timnas Ukraina pun baru bertanding internasional pertama pada tahun 1992. Keikutsertaan di Euro baru 3 kali yaitu edisi 2012, 2016 dan kali ini. Prestasinya pada dua edisi sebelum hanya sampai di babak grup. Namun kini dilatih Shevchenko, penampilan Ukraina andalkan team work, speed dan kekuatan fisik khas Eropa Timur jadi ancaman serius bagi Inggris untuk wujudkan impian jadi jawara Euro.

Inggris yang lolos ke 8 Besar karena mampu taklukkan Jerman 2-0, setelah 55 tahun selalu kalah dari Die Mannschaft di babak knock out turnamen besar, tentunya tak bisa meremehkan Ukraina. Meski memiliki banyak pemain bintang, tetapi anak asuhan Gareth Southgate harus mewaspadai motivasi dan semangat tempur Ukraina yang lagi menggelora.

Dari data head to head atau rekor pertemuan. Inggris memang unggul atas Ukraina. The Three Lions menang 4 kali, seri 2 kali dan 1 kali kalah yakni 0-1 pada 2009 kualifikasi Piala Dunia. Terakhir kali bertemu 2013 silam hasilnya seri 0-0. Kedianya juga pernah main di turnamen besar sebelumnya, yakni di fase penyisihan Grup Euro 2012. Kala itu Inggris menang dengan skor 1-0.

CEKO VS DENMARK

Pada partai 8 Besar lain. Rep Ceko berhadapan dengan tim "dinamit" Denmark. Meski sebelum Euro digelar kedua negara tersebut tidak masuk pot tim unggulan. Namun baik Ceko maupun Denmark merupakan negara yang pernah juara even bergengsi Piala Eropa.

Yang menariknya. Ceko yang waktu itu masih berstatus negara Cekoslowakia maupun Denmark, sama-sama sukses jadi raja Eropa setelah kalahkan Jerman. Di final Euro 1976, Cekoslowakia taklukkan Jerman Barat melalui adu penalti 5-3 usai waktu normal skor 2-2. Sedangkan Denmark di final 1992 tampil impresif dan unggul 2-0 atas Jerman.

Denmark di Euro 2020 ini. Sebenarnya di partai pembuka grup B terkena "musibah" saat lawan Finlandia. Pasalnya, pemain bintang sekaligus kapten tim nya, Christian Erikssen yang main di Inter Milan sempat terjatuh tak sadar diri. Mereka pun kalah 0-1. Di partai kedua kalah 1-2 dari Belgia. Di partai ketiga, Denmark tampil "meledak" hantam Rusia 4-1. Akhirnya lolos 16 Besar dan di babak knock out, Denmark kembali ngamuk dan sikat Wales 4-0.

Sementara lawannya Rep Ceko yang tampil di Grup D, mampu lolos 16 Besar setelah menang atas Skotlandia 2-0, lantas draw dengan Kroasia 1-1 dan kalah 0-1 dari Inggris. Di babak 16 Besar, Ceko tampil luar biasa dan mengkandaskan Belanda 2-0.

Semangat tempur dan kolektifitas permainan jadi ciri khas tim Eropa Timur tersebut. Ceko juga punya striker yang sudah cetak 4 gol yaitu Patrik Schick. Salah satunya dia cetak saat lawan Belanda. Maka pertarungan kedua tim diprediksi berjalan seru.

Data head to head atau rekor pertemuan keduanya berimbang. Ceko dan Denmark sebelumnya sudah dua kali bertemu di putaran final Euro yakni edisi 2000 dan 2004 yang keduanya dimenangi Ceko. Di fase grup Euro 2000, Ceko kalahkan Denmark 2-0. Serta di Euro 2004, mereka berjumpa di babak perempat final. Ceko menang 3-0. Dengan demikian ini pertemuan ulangan petempatfinal 16 tahun lalu.

Apapun hasil partai 8 Besar antara Ceko vs Denmark dan Inggris vs Ukraina nanti. Maka siapapun pemenangnya akan membuat partai semifinal Euro 2020 ini, menghasilkan tiga tim mantan juara dan satu tim calon juara baru.

Kita lihat saja nanti, apakah Inggris atau Ukraina mampu mendobrak tradisi tim-tim mantan juara? Ataukah sebaliknya dewi fortuna tetap berpihak pada para mantan juara? Walahualam. (novi pinontoan)

Baca Juga

error: Content is protected !!