Sekilas Info

Polda Maluku Incar Satu Tersangka Baru Kasus Penipuan Yayasan Anak Bangsa

satumalukuID/Husen Toisuta Direktur Reskrimum Kombes Pol Sih Harno, usai mengikuti upacara HUT Bhayangkara ke-75 di Mapolda Maluku, Kota Ambon, Kamis (1/7/2021).

satumalukuID- Polda Maluku kembali mengincar satu tersangka baru dalam kasus penipuan yang diduga dilakukan Yayasan Anak Bangsa (YAB).

Siapa satu tersangka itu, dalam waktu dekat akan diumumkan Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Maluku.

Direktur Reskrimum Polda Maluku, Kombes Pol Sih Harno, mengatakan, penetapan satu tersangka baru dalam kasus yang telah merugikan masyarakat sebesar lebih dari Rp.5 miliar itu akan disampaikan.

"Kita akan tetapkan satu tersangka lagi. Masih dilengkapi (barang bukti)," kata Sih Harno kepada wartawan di Mapolda Maluku, Kota Ambon, Kamis (1/7/2021).

Satu tersangka yang sudah dikantongi identitasnya ini, lanjut Harno, juga merupakan relawan YAB, atau penerima uang tender dari masyarakat.

"Untuk yang sembilan tersangka sebelumnya berkasnya sudah dilimpahkan dalam tahap I. Saat ini kita masih tunggu petunjuk jaksa," terangnya.

Sih Harno mengaku dari sembilan tersangka dalam kasus itu, tujuh diantaranya tidak ditahan. Sebab, mereka dinilai kooperatif.

"Yang kami tahan cuma ketua dan sekretaris YAB. Sementara yang tujuh itu tidak ditahan. Mereka kooperatif. Tapi mereka wajib lapor sepekan dua kali," tandasnya.

Untuk diketahui, sampai saat ini sudah terdapat 9 orang tersangka. Mereka adalah Josefa F Kelbulan, Ketua YAB dan Lambert W. Miru, Sekretaris. Lainnya yaitu Supici Leky alias Ice, Lendy Latuputty, Bidari, Ongen Miru, Berti Miru, Andreas, dan Lucas Patalla.

Penulis: Husen Toisuta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!