Sekilas Info

Sekap dan Aniaya Mahasiswi, Oknum Dosen Unpatti Ambon Cs Resmi Dipolisikan

satumalukuID/Istimewa Ketgam; Fianti, korban penyekapan dan penganiayaan (baju hitam) tampak sedang memasukan laporan polisi di SPKT Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease di Kota Ambon, Senin malam (28/6/2021). Ia didampingi YLBH Insan Cita Maluku.

satumalukuID- Kasus penyekapan dan penganiayaan yang diduga dilakukan oknum dosen Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon, Olivia Rumlus dan putranya Andre Rumlus, resmi bergulir di Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease.

Kasus itu masuk rana hukum setelah korban Fianti, mahasiswi Unpatti Ambon ini didampingi ibunya Hapsa Rahawarin mendatangi SPKT Polresta Ambon di Parigilima, Kota Ambon, Senin malam (28/6/2021).

"Sudah lapor di Polresta Ambon tadi malam," kata Hapsa Rahawarin kepada satumaluku.id, Selasa (29/6/2021).

Baca juga; Oknum Dosen Unpatti Ambon dan Putranya Diduga Sekap dan Siksa Mahasiswi

Dalam laporan polisi yang dibuat, korban melaporkan kasus penganiayaan dan atau kekerasan bersama yang dialaminya. Terlapor yaitu Andre Ignasius Rumlus, putra dosen Unpatti tersebut, dan kawan-kawan.

Korban dan ibunya saat melaporkan peristiwa penganiayaan bersama tersebut, tidak datang sendiri. Mereka didampingi Ina Mollucas Watch dan Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBH) Insan Cita Maluku. Korban juga sudah dibawa visum.

Kasubbag Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Ipda Izaac Leatemia, yang dikonfirmasi satumaluku.id, membenarkan laporan polisi tersebut.

"Iya benar, untuk kasus itu laporannya sudah diterima oleh SPKT Polresta Ambon kemarin malam," kata Izaac dari balik telepon genggamnya, tadi malam.

Menurutnya, laporan tersebut saat ini sudah masuk di Satuan Reskrim Polresta Ambon untuk selanjutnya diproses sebagaimana aturan yang berlaku.

"Laporan sudah masuk di Reskrim yang akan menangani kasus itu. Saksi-saksi akan dipanggil untuk dimintai keterangan," tandasnya.

Penulis: Husen Toisuta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!