Sekilas Info

Satgas Pantau Prokes Karyawan Perusahaan Jalani Karantina di Ternate

Photo: Abdul Fatah/ant Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Kota Ternate, melakukan pantauan protokol kesehatan sejumlah hotel bagi karyawan perusahaan pertambangan emas PT Nusa Halmahera Mineral (NHM) yang menjalani karantina di daerah itu, karena dinyatakan positif COVID-19.

satumalukuID - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Kota Ternate, Maluku Utara, memantau penerapan protokol kesehatan oleh karyawan perusahaan pertambangan emas PT Nusa Halmahera Mineral (NHM) yang menjalani karantina di hotel di daerah itu karena dinyatakan positif COVID-19.

Kepala Operasional Satgas Penanganan COVID-19 Kota Ternate, Muhammad Arif Gani di Ternate, Senin, mengatakan, hari ini pihaknya memantau penerapan protokol kesehatan bagi para karyawan PT NHM saat berada di dalam hotel, sehingga mereka tetap dipastikan untuk penerapan protokol kesehatan selama menjalani karantina secara ketat.

Ia menjelaskan, Satgas Penanganan COVID-19 Kota Ternate akan berkoordinasi dengan dinas kesehatan dan pihak perusahaan, guna menambah petugas tenaga kesehatan di hotel, agar pengawasan bagi para karyawan PT NHM selama masih menjalani masa karantina.

“Satgas belum mendapatkan data karyawan PT NHM secara detail berapa jumlah mereka yang menjalani karantina di Kota Ternate, hingga saat ini masih menunggu data yang dikrim dari pihak perusahaan,”ujarnya.

Sebelumnya Kepala Dinas Kesehatan, Muhammad Tapi – Tapi ketika dikonfirmasi menyatakan untuk kasus terkonfirmasi COVID-19 di daerah itu, secara kumulatif sebanyak 757 kasus, sementara kasus sembuh 440 orang, sedangkan meninggal dunia sepuluh orang.

Dia menambahkan, untuk ini kasus COVID-19 yang masih aktif d Halmahera Utara saat ini sebanyak 307 orang, 251 orang di antaranya dari karyawan perusahaan pertambangan emas PT NHM, sehingga ini menjadi klaster baru atau dinamakan klaster pertambangan.

“Saat ini sebanyak ratusan karyawan perusahaan pertambangan emas itu, sudah menjalani karantina di sejumlah hotel di dua daerah yakni di Tobelo Ibukota Kabupaten Halut dan Kota Ternate,” katanya.

Hingga saat ini pihak PT NHM belum memberikan keterangan secara resmi terkait para karyawan perusahaan yang menjalani karantina di Tobelo Ibukota Kabupaten Halmahera Utara dan Kota Ternate.

Penulis: Abdul Fatah/ant
Editor:Redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!