Sekilas Info

EURO 2020

Polisi di Ambon Masih Hanya Patroli Rutin Menyikapi Dinamika Konvoi Massa Fans Peserta Euro 2020

Foto: Jimmy Ayal/ant Fans Timnas Belanda di Ambon berpawai setelah Belanda mengalahkan Ukraina di Ajang EURO 2020.

satumalukuID - Aparat kepolisian di Polresta Pulau Ambon dan Pulau - pulau Lease tidak melakukan tindakan represif kepada aksi fans sejumlah negara peserta Euro 2020. Sejauh ini, aparat kepolisian masih sebatas melakukan patroli rutin untuk menjaga situasi kamtibmas guna memantau aksi konvoi massa.

"Kalau untuk mengantisipasi aktivitas massa pendukung salah satu negara di Euro 2020 ini belum ada sprint khusus untuk melakukan pengamanan," kata Kasubag Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau - Pulau Lease, Ipda Izac Leatemia di Ambon, Selasa (15/6/2021).

Biasanya euforia massa pendukung ini diluapkan melalui aksi konvoi kendaraan bermotor sambil membawa-bawa bendera negara asing yang dijagokannya saat memenangkan sebuah laga.

Klub sepak bola negara kincir angin Belanda paling didukung  sebagian besar warga di Kota Ambon, selain Prancis, Jerman, Portugal, Spanyol, atau Inggris.

Secara spontan mereka berdatangan dari bebagai arah luar Kota Ambon dan melakukan aksi pawai keliling di pusat kota sebagaimana dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya.

Maka untuk mengantisipasi terjadinya konsentrasi massa di pusat kota, biasanya aparat kepolisian menurunkan personelnya dalam jumlah besar guna melakukan pengamanan khusus.

Menurut Izac, pengamanan ini dilakukan polisi dengan cara menyekat sejumlah ruas jalan agar massa yang berdatangan dari luar kota tidak bisa masuk dan sebaliknya dari dalam kota tidak bisa konvoi ke luar.

"Jadi yang dilakukan polisi saat ini adalah patroli rutin dan kalau untuk mengantisipasi UEFA Euro biasanya akan dibuat Sprint untuk kegiatan pengamanan dan patroli mengantisipasi konvoi pendukung negara yang bertanding seperti di Euro sebelumnya," tandas Izac.

Baca Juga

error: Content is protected !!