Sekilas Info

Sekolah Tatap Muka di Ambon Akan Dimulai, Guru Diminta Tunjukan Bukti Vaksinasi

satumalukuID/Dok. Zairin Salampessy Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon, drg. Wendy Pelupessy, pada sebuah wawancara sebelum pandemi Covid-19.

satumalukuID- Rencananya pada bulan Juli 2021 nanti, sekolah tatap muka secara langsung di kelas akan mulai berjalan di Kota Ambon.

Kepala Dinas Kota Ambon, drg. Wendy Pelupessy, mengaku, hingga saat ini belum semua guru yang divaksinasi.

"Guru yang sudah divaksin itu hampir 70 persen, berarti belum ada yang divaksin untuk guru-guru," kata Wendy kepada wartawan di Ambon, Senin (14/6/2021).

Wendy menyebutkan, terkait dengan sekolah tatap muka, pihaknya mendapat informasi kalau guru yang akan mengajar harus menunjukan bukti vaksinasi.

"Sudah disampaikan ketika guru yang mau mengajar itu harus menunjukan bukti vaksin, kalau tidak maka tidak bisa bertatap muka dengan anak didik," terangnya.

Permintaan guru harus menunjukan bukti vaksin atau tidak bisa diijinkan mengajar, kata Wendy, bukan disampaikan oleh pihaknya. Permintaan itu disampaikan Wali Kota Ambon, termasuk dinas Pendidikan Provinsi Maluku.

"Jadi guru yang tidak boleh mengajar itu bukan kami yang sampaikan, tapi pertama itu dari pak Wali Kota, yang kedua dari dinas pendidikan provinsi saat kami lakukan vaksinasi di dinas pendidikan provinsi," terangnya.

Tak hanya itu, lanjut Wendy, terhadap guru yang tidak bisa divaksin pun harus bisa menunjukan bukti.

"Kalau yang tidak bisa divaksin harus menunjukan bukti bahwa yang bersangkutan memang tidak bisa divaksinasi atau tertunda vaksinasinya," sebutnya.

Wendy menyampaikan pihaknya selalu siap untuk melaksanakan vaksinasi. Bahkan Dinas Kesehatan selalu menghimbau kepada mereka yang belum divaksinasi dapat berkoordinasi.

"Kami selalu menghimbau, kami siap untuk memberikan vaksin, tapi orang yang mau divaksinnya mana. Dinas pendidikan harus lebih proaktif baru kami yang vaksinasi," harapnya.

Penulis: Husen Toisuta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!