Sekilas Info

30 Anak Maluku, Malut dan Papua Barat Jalani Operasi Bibir Sumbing Gratis di RS Bhayangkara Ambon

satumalukuID/Husen Toisuta Kapolda Maluku Irjen Pol Refdi Andri tampak meninjau pasien anak bibir sumbing yang akan menjalani operasi di RS Bhayangkara Ambon, Senin (14/6/2021).

satumalukuID- Bidang Dokter dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Maluku menggelar bhakti sosial yaitu berupa operasi bibir sumbing dan sumbing langit-langit secara gratis kepada anak-anak.

Sebanyak 30 orang anak terdaftar akan menjalani operasi bibir sumbing gratis di Rumah Sakit Tingkat III Bhayangkara Polda Maluku, Kota Ambon. Selain Maluku, ada juga yang berasal dari Maluku Utara (Malut) dan Papua Barat.

Operasi bibir sumbing gratis yang digelar selama tiga hari sejak Senin (14/6/2021) ini, dilaksanakan untuk memperingati HUT ke-75 Biddokkes dan Bhayangkara Polri.

"Yang terdaftar untuk operasi bibir sumbing sebanyak 30 orang anak. Mereka akan di screening, dan tentu akan ada penilaian, layak atau tidaknya dioperasi. Mungkin saja berkurang jumlahnya," kata Kapolda Maluku Irjen Pol Refdi Andri kepada wartawan usai memantau pelaksanaan operasi bibir sumbing di RS Bhayangkara Ambon, Senin (14/6/2021).

Operasi bibir sumbing, kata Refdi, terselenggara atas kerjasama Polda Maluku dengan Yayasan Smart Train, yang bergerak di bidang kemanusiaan.

"Yayasan yang mensuport adalah Smart Train. Mereka datang ke sini bersama tim dokter bedah yang sangat lengkap, dari Surabaya," katanya.

Orang nomor 1 Polda Maluku ini berharap operasi bibir sumbing bisa terlaksana dengan baik. Sehingga anak-anak, maupun orang tuanya dapat tersenyum bahagia.

"Saya menyampaikan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Yayasan Smart Train yang sudah berbuat baik, dan pada akhirnya nanti membuat anak-anak, adik-adik kita tersenyum bahagia," katanya.

Mantan Kakorlantas Polri ini juga berharap program-program kemanusiaan tersebut tidak sampai di sini, tapi bisa terus berkelanjutan di tahun mendatang.

"Saya titipkan anak-anak kita yang akan menjalani operasi hari ini, esok dan lusa. Semoga hasilnya menjadi lebih baik," tandasnya.

Terpisah, Kepala RS Bhayangkara Ambon Kompol dr. Chandra Tanoeisan, mengaku puluhan pasien bibir sumbing yang akan menjalani operasi bukan saja berasal dari Maluku, tapi juga dari luar daerah.

"Ada satu dari Obi Maluku Utara dan satu dari Fak-fak Papua Barat. Lain dari pada itu berasal dari Maluku, mayoritas dari Ambon," kata dr. Chandra.

Chandra mengaku sebelum dilakukan operasi, puluhan pasien bibir sumbing tersebut terlebih dahulu menjalani screening, seperti pemeriksaan laboratorium, dan juga jantung.

"Nanti kalau sudah memenuhi syarat baru bisa dilanjutkan dengan operasi bibir sumbing. Jadi belum tentu semuanya bisa dioperasi bibir sumbing," katanya.

Ia mengaku, hari ini tim dokter ahli dari RSUP Dr. Soetomo, Surabaya, Jawa Timur, akan berupaya untuk melakukan operasi terhadap 6 sampai 9 orang pasien.

"Sisanya nanti besok. Di usahakan hari kedua itu operasi sudah selesai, dan hari ketiga atau hari Rabu itu tinggal perawatan. Biasanya pasien itu dua hari sudah pulang," tandasnya.

Penulis: Husen Toisuta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!