Sekilas Info

Dua Pemuda Masohi Beli Narkotika Tembakau Gorila Dari Instagram, Dikirim Via JNE, Lalu Ditangkap Polisi

satumalukuID/Istimewa Satu paket narkotika jenis tembakau gorila yang diamankan dari tangan dua pengedar, warga Masohi, Kabupaten Maluku Tengah.

satumalukuID- ES alias Fendi (25) dan TI alias Gombi (24), dua warga Masohi, Kabupaten Maluku Tengah, ditangkap polisi bersama paketan narkotika jenis tembakau gorila yang dibeli dari media sosial Instagram.

Fendi dan Gombi diringkus di tempat berbeda di Ibukota Kabupaten Maluku Tengah tersebut. Fendi dicokok di depan kantor jasa pengiriman barang JNE, Ampera. Sementara Gombi di rumahnya di Kota Masohi.

Sebenarnya, dua tersangka yang merupakan pengedar narkotika tembakau sintetis itu sudah ditangkap oleh tim penyidik Satresnarkoba Polres Maluku Tengah pada pertengahan bulan Mei 2021 lalu.

"Dua pelaku yang ditangkap yaitu Fendi dan Gombi. Mereka ditangkap pada pertengahan bulan Mei 2021 lalu. Sudah ditetapkan tersangka dan ditahan," kata Kapolres Maluku Tengah, AKBP Rositah Umasugi, Jumat (4/6/2021).

Rositah mengaku, kedua tersangka berhasil disergap setelah pihaknya mendapat informasi dari masyarakat terkait pengiriman satu paket narkotika itu.

"Berawal dari informasi masyarakat, kemudian personil melakukan penyelidikan, hasilnya kita amankan kedua pelaku tersebut," terangnya.

Mantan Kabag Binops Ditlantas Polda Maluku ini menambahkan, dari informasi yang diterima bahwa barang haram itu dikirim melalui JNE.

Dapat kabar itu, tim penyidik bergerak melakukan pemantauan di sekitar kantor jasa pengiriman barang tersebut. Lalu didapati tersangka Fendi datang mengambil kiriman barang itu.

"Penangkapan terhadap Fendi terjadi sekitar pukul 15.00 WIT," terangnya.

Setelah berhasil mengamankan Fendi, usut punya usut, diketahui ternyata barang itu dipesan oleh Gombi dari media sosial Instagram.

"Fendi mengaku jika narkotika yang ia ambil dari JNE dipesan oleh Gombi melalui akun media sosial instagram yang saat ini sementara kita dalami," ungkapnya.

Berhasil mengamankan Fendi, tim kembali bergerak menyelidiki Gombi. Ia lalu ditangkap di kawasan Kota Masohi.

Dari tangan kedua pengedar narkotika itu, mantan Kasat Lantas Polres Maluku Tengah ini mengaku pihaknya menyita satu paket narkotika golongan I bukan tanaman tersebut, yang dikemas dalam plastik clip bening ukuran besar.
"Berat narkotika yaitu 5,24 Gram. Kami juga amankan sebuah handphone merk VIVO Y91, VIVO Y12, dan sebuah kaos oblong warna merah," ungkapnya.

Kedua tersangka, lanjut Rositah, telah resmi ditahan di Rumah Tahanan Polres Maluku Tengah setelah ditetapkan sebagai tersangka.

"Kita jerat mereka dengan Undang-Undang nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika. Ancamannya di atas lima tahun penjara," pungkasnya.

Penulis: Husen Toisuta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!