Sekilas Info

9 Satker Kemenkumham Maluku Lolos TPI, Diusulkan Raih Predikat Wilayah Bebas Korupsi

satumalukuID/Istimewa Kepala Kanwil Kemenkumham Maluku, Andi Nurka (ujung kiri) tampak mendampingi tim penilai internal di aula Kanwil Kemenkumham Maluku, Kota Ambon, Kamis (3/6/2021).

satumalukuID- Sebanyak 9 satuan kerja di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian (Kanwil) Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Provinsi Maluku, dinyatakan lolos evaluasi oleh Tim Penilai Internal (TPI) untuk diusulkan sebagai Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Bebas Bersih Melayani (WBBM).

9 Satker yang lolos TPI untuk diusulkan tersebut yaitu Kanwil Kemenkumham Maluku, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Ambon, Lapas Kelas IIB Tual, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Ambon, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tual, Lapas Kelas III Piru, Lapas Kelas III Saumlaki, Lapas Perempuan Kelas III Ambon, dan Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Ambon.

Demikian disampaikan Pengendali Teknis TPI, Qolbin Salim, dalam evaluasi hari terakhir di Aula Kanwil Kemenkumham Maluku, di Kota Ambon, Kamis, (3/6/2021).

Dalam evaluasi tersebut, Qolbin mengaku bangga dengan predikat yang diraih sembilan satker itu.

Menurutnya, pencapaian ini bisa terwujud berkat semangat dan antusias seluruh jajaran Kemenkumham Maluku yang ingin meraih predikat WBK.

"Saya takjub dan mengapresiasi semangat serta antusias bapak-ibu dalam upaya meraih predikat WBK pada satkernya," katanya.

Kemenkumham Maluku yang berada di wilayah Timur Indonesia, kata dia, harus berupaya secara maksimal untuk bisa menyetarakan standart pelayanan masyarakat, sehingga sama dengan wilayah di bagian Barat Indonesia.

"Oleh karena itu, saya dan teman-teman TPI setuju untuk mengusulkan sembilan (9) satker yang ada ini untuk ke tahapan berikutnya dalam meraih predikat WBK," terangnya.

Qolbin mengaku timnya terdiri dari Inspektur Wilayah II selaku penanggungjawab, Icon Siregar, Ketua Tim, Superman, serta Anggota Tim, Petrus Moko dan Kurniawan.

"Kami mengapresiasi perjuangan satker sampai di tahap ini," sebutnya.

Dalam evaluasi yang dilakukan, Qolbin mengatakan terdapat beberapa catatan yang harus dibenahi sebelum dievaluasi berikutinya oleh Tim Penilai Nasional (TPN).

"Jangan berpuas diri dahulu. Masih ada tahapan TPN berikutnya. Pada setiap evaluasi yang diberikan, kami berikan masukan dan catatan yang harus dibenahi segera. Kami harap itu menjadi perhatian sungguh guna meraih predikat WBK. Semoga suskes," tandasnya.

Terpisah, Kepala Kanwil Kemenkumham Maluku, Andi Nurka, meminta 9 satker tersebut agar hasil evaluasi yang diberikan oleh TPI, bisa menjadi masukan dan catatan yang harus segera dibenahi.

"Terima kasih kepada TPI yang sudah melakukan evaluasi selama dua hari ini. Semoga masukan saran serta catatan-catatan penting yang diberikan bisa kami benahi segera. Kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk mendorong satker-satker yang ada untuk meraih predikat WBK," tutupnya.

Penulis: Husen Toisuta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!