Sekilas Info

Hakim Kabuli Tuntutan Jaksa, Warga Adonara Penyebar Konten Porno Mahasiswi Ambon Diganjar 4 Tahun Penjara

satumalukuID/Istimewa Sidang virtual putusan kasus pornografi dengan tersangka Hermanto Hermanus Groda, warga Desa Kiwangona, Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur di Pengadilan Negeri Ambon, Kota Ambon, Kamis (3/6/2021).

satumalukuID- Terdakwa Hermanto Hermanus Groda, warga Desa Kiwangona, Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), akhirnya divonis bersalah.

Penyebar konten pornografi milik sejumlah mahasiswi di Ambon melalui media sosial pada akun Facebook ini dijatuhi hukuman pidana penjara selama 4 tahun.

Putusan hukuman itu dibacakan Ketua Majelis Hakim, Orpa Martina, didampingi hakim anggota Josca Jane Ririhena dan Julianti Wattimury, di Pengadilan Negeri Ambon, Kota Ambon, Kamis (3/6/2021).

Putusan 4 tahun penjara tersebut sama dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum saat sidang tuntutan pada Kamis (20/5/2021) lalu.

Majelis hakim dalam amar putusannya menyatakan terdakwa Hermanto terbukti bersalah menyebar sejumlah foto dan video porno milik korban berinisial FAM di akun facebook-nya dengan nama Shahab Arash Malik.

Pemuda 30 tahun ini bersalah melanggar Pasal 27 ayat (1) jo Pasal 45 ayat (1), Undang-undang (UU) RI nomor 19 tahun 2016, tentang perubahan atas UU RI nomor 11 tahun 2008, tentang informasi dan transaksi elektronik, jo pasal 64 ayat (1) KUHP.

"Menyatakan terdakwa bersalah, dan divonis 4 tahun penjara," ucap hakim.

Baca juga; https://www.satumaluku.id/2021/05/20/sebar-konten-porno-wanita-di-medsos-warga-adonara-dituntut-penjara-4-tahun/

Baca juga; https://www.satumaluku.id/2020/11/26/pengancam-sebar-konten-porno-mahasiswi-ambon-di-facebook-dibekuk-di-nusa-tenggara-timur/

Untuk diketahui, terdakwa sebelumnya diciduk personel Subdit II Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku di tempat tinggalnya di Kabupaten Flores Timur, NTT, Selasa (17/11/2020).

Berhasil dibekuk, terdakwa lalu digelandang ke Kota Ambon pada 23 November 2020 untuk menjalani proses hukum.

Penulis: Husen Toisuta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!