Sekilas Info

Ketika Penjaga Rambu Suar Perbatasan Indonesia – Australia di Kepulauan Tanimbar Curhat ke Babinsa

Foto: Pendam 16 Pattimura Babinsa Desa Eliasa, Koramil 1507-03/Selaru, Kopda Oktavianus Samuel berfoto bersama Elkana Amarduan (62 tahun) yang akrab dipanggil Eli pada, Kamis (27/05/2021).

satumalukuID – Babinsa Desa Eliasa, Koramil 1507-03/Selaru, Kopda Oktavianus Samuel menemui Elkana Amarduan (62 tahun) yang akrab dipanggil Eli pada, Kamis (27/05/2021). Eli merupakan salah satu warga di wilayah binaannya, yang menjaga Rambu Suar di perbatasan Indonesia dan Australia yang berada di Desa Eliasa, Kec Selaru, Kab Kepulauan Tanimbar.

Saat berbincang, Eli mengungkap pengalaman hidupnya terkait Rambu Suar Perbatasan dimaksud.

Menurut Eli,  sejak berdirinya Rambu Suar perbatasan Indonesia dan Australia pada Tahun 1994 di Desa Eliasa, dirinya dipercaya dari pihak Navigasi, untuk menjaga Rambu Suar tersebut secara sukarela (tidak di beri upah/gaji).

Namun, pada bulan Mei 2019 setelah di kunjungi oleh Tim dari Kantor Navigasi Tual, barulah dia mendapat gaji perbulan sebesar Rp. 2.500.000, tapi kadang gaji tersebut datangnya terlambat sehingga, dirinya menuturkan kesulitan untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Curhatan Eli sebagai salah satu penjaga teritorial perbatasan RI ini, ditampung Kopda Marsela dan berjanji akan melaporkan ke Komando atas guna mendapatkan solusi dari permasalahan tersebut.

Babinsa Kopda Marsela berharap, semua masyarakat dapat menjaga dan memelihara keberadaan Aset Negara baik berupa Menara Suar, Rambu Suar, maupun Pelampung Suar dengan tidak merusak ataupun mencuri peralatannya, karena keberadaan alat-alat tersebut sangat vital dalam menunjang keselamatan pelayaran.

Penulis: m-15
Editor:Redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!