Sekilas Info

Satgas Covid-19 Berharap Tidak Banyak Muncul Klaster Penularan Lokal Pasca Lebaran

satumalukuID/Dok. KPCPEN Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito.

satumalukuID - Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof. Wiku Adisasmito menyebutkan, sudah berkali-kali pihaknya mengingatkan bahwa tradisi mudik dan halal bihalal lebaran secara tatap muka, sebaiknya ditunda hingga pandemi reda. Atau, opsi alternatif dengan menyelenggarakannya secara virtual.

“Karena itu kita berharap sepetutnya tidak muncul klaster-klaster penularan lokal, akibat mobilitas masyarakat pada bulan suci Ramadan, dan akibat libur lebaran tahun ini,” ujar Wiku, dalam keterangan pers Perkembangan Penanganan COVID-19 di Graha BNPB, Selasa (25/5/2021) yang juga disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Menurut Wiku, seperti yang sudah pernah dia peringatkan sebelumnya, bahwa kegiatan-kegiatan tersebut berpotensi meningkatkan penularan, dan berdampak pada meningkatnya kasus positif COVID-19 di Indonesia.

Jika melihat adanya klaster-klaster baru penularan, Wiku menyatakan, bahwa Indonesia belum berhasil sepenuhnya mencegah penularan.

Padahal, lanjut dia, masyarakat seharusnya bisa belajar dari pengalaman libur panjang pada hari-hari besar atau libur nasional sebelumnya.

“Melihat perjalanan penanganan pandemi COVID-19 sejak bulan Maret di tahun 2020 lalu, masyarakat seharusnya terus berhati-hati serta meningkatkan kepatuhannya terhadap protokol kesehatan. Sebagai upaya melindungi diri dari penularan COVID-19,” paparnya.

Dan bagi dia, kolaborasi pemerintah dengan masyarakat, tokoh masyarakat beserta tokoh agama merupakan hal yang penting.

Agar penularan COVID-19, tambah Wiku, dapat dicegah dan masyarakat dapat terbebas dari pandemi. Dan kebijakan pemerintah dalam mengatasi pandemi dapat terlaksana secara efektif.

"Dari sini kita belajar, sebagus apapun kebijakan yang dibuat apabila tidak diikuti dengan partisipasi aktif dari seluruh masyarakat, maka tidak akan terimplementasi dengan baik untuk memberikan dampak positif," pungkasnya.

Penulis: Tiara Salampessy
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!