Sekilas Info

Survei Arkeologi di Pulau Kisar MBD Temukan Gua dan Ceruk Warna Hitam dan Merah Sebanyak 20 Titik

FOTO: ANTARA/HO-Balai Arkeologi Maluku) Tim peneliti Balai Arkeologi Maluku meneliti bentuk dan sebaran gambar cadas "Rock Art" manusia (antropormofik) di Pulau Kisar, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) dan Pulau Keimear Kecamatan Pulau-Pulau Kur, Kota Tual, Provinsi Maluku.

satumalukuID - Survei arkeologi di Pulau Kisar, tepatnya di Desa Purpura, Kecamatan Kisar Utara, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) menemukan gua dan ceruk sebanyak 20 titik.

Pulau Kisar adalah pulau terluar Indonesia yang terletak di Selat Wetar dan berbatasan dengan negara Timor Leste.

Peneliti Balai Arkeologi Maluku Lucas Wattimena menjelaskan dari hasil survei arkeologi awal itu  ditemukan gua dan ceruk yang ada gambar, tidak kurang dari 20 titik. Dia mengatakan temuan gambar di gua dan ceruk variasi warna hitam dan merah

"Motif-motif gambar cadas yang ditemukan antara lain cap tangan dengan ukuran cap tangan anak atau remaja dan cap tangan orang dewasa," ungkap Wattimena, Selasa (26/5/2021). .

Selain itu, juga ada motif perahu, antropormofik, matahari, geometris, baik vertikal dan horizontal.

"Hasil penelitian sementara, gambar-gambar cadas digambarkan berpola. Karena kondisi gambar sangat terstruktur," katanya.

Survei arkeologi di Pulau Kisar, merupakan lanjutan dari tahun 2020.

Tahun 2021 penelitian dengan judul "Kosmologi Gambar Cadas di Indonesia, Kepulauan Asia Pasifif", yang difokuskan di Kepulauan Maluku.

Survei arkeologi tahun 2021 dimulai pada April pekan ketiga hingga awal Mei pekan pertama, dengan total gambar cadas sebanyak 195 buah.

Hasil tersebut, katanya, didapatkan setelah dilakukan analisis hasil lapangan menggunakan program D-sterch.

"Penelitian akan dilanjutkan Juli 2021 untuk survei di Pulau Kisar serta Pulau Wetang," ujar Lucas Wattimena.

Baca Juga

error: Content is protected !!