Sekilas Info

SKK Migas Papua Maluku Dorong Pembentukan Desa Wisata oleh Bumdes

satumalukuID/SKK Migas Pamalu

satumalukuID - Kepala Departemen Hubungan Masyarakat Perwakilan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Papua - Maluku (Pamalu), Galih Agusetiawan, membenarkan adanya usaha bersama sama dengan seluruh  Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) dan jasa penunjang kegiatan hulu migas yang beroperasi di wilayah Papua Barat, untuk menjalankan program pemberdayaan masyarakat (PPM) Bersama, dengan terlebih dahulu melakukan sosialisasi dan penyuluhan untuk memunculkan kader kader yang mampu mengelola unit usaha Desa Wisata (DEWI) oleh Badan usaha milik desa (Bumdes).

Melalui siaran persnya yang diterima satumaluku.id, Minggu malam (23/5/2021), Galih katakan, Bumdes diharapkan menjadi pengungkit tumbuhnya perekonomian yang memandirikan masyarakatnya.

“Hal tersebut merupakan penjabaran dari penjelasan yang terdapat dalam Peraturan Pemerintah No 11 tahun 2021, tentang Badan Usaha Milik Desa (Bumdes), sebagai salah satu turuan aturan atas terbitnya Undang-Undang no 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja,” terangnya.

Memanfaatkan momentum dari terbitnya peraturan yang memudahkan Masyarakat Pengerak Usaha (MPU) untuk dapat berhimpun dalam unit usaha berbadan hukum berupa Bumdes, lanjut Galih, maka SKK Migas Perwakilan Wilayah & Papua Maluku bersama para KKKS yang berada di Papua Barat, ikut menginisiasi tumbuhnya unit-unit usaha pada Bumdes di sekitar daerah operasional hulu migas di Kabupaten Sorong.

Menurut dia, kegiatan sosialisasi bagi calon Pemuda-Pemudi Penyuluh Komunikasi (P3K) hulu migas ini, dengan tujuan membuka potensi DEWI oleh masyarakat dilakukan dengan tatap muka di Kampung Arar, (22/05), giat ini bukan merupakan giat penyuluhan pertama kalinya, namun telah dilakukan beberapa tahapan penyuluhan dan pembinaan secara daring kepada para tokoh masyarakat pengiat Bumdes.

Dalam penyuluhan kepada lebih dari 25 calon kader yang berasal dari ibu-ibu PKK Desa dan para Pemuda – Pemudi asli kampung yang telah menyelesaikan perkuliahannya, Galih katakan, SKK Migas mencoba menjaring dan mendisusikan potensi DEWI yang ada disekitar pulau Arar, serta mendata permasalahan yang dihadapi oleh para MPU, hingga memberikan solusi bentuk bentuk unit usaha ekowisata yang sangat berpotensi dilakukan dengan tatawaktu rencana pelaksanaannya.

Pendamping Pemberdayaan Desa untuk Distrik Mayamuk dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Nuri Pina, yang turut hadir dalam giat dimaksud, mengungkapkan kekagumannya atas program pembinaan yang dilakukan oleh SKK Migas Pamalu, yang menawarkan dukungan kemitraan pendampingan untuk terbentuknya DEWI pada para penggiat Bumdes di Kampung Arar, yang selama ini juga telah dibina olehnya dalam pengelolaan administrasi dan keuangan menjadi lebih baik.

Ungkapan senada dengan Nuri Pina, juga disampaikan oleh Ajun Inspektur Polisi Dua, Ilham Bugis yang merupakan Babinkamtibmas yang turut hadir dari Polres Kabupaten Sorong, baginya rencana mengelola pariwisata oleh masyarakat desa yang digagas dalam pertemuan tersebut, sangat bermanfaat untuk masyarakat, yang tentu nantinya dapat lebih membuat terpeliharanya kamtibmas karena adanya pertumbuhan perekonomian dan kemandirian desa.

Penulis: Tiara Salampessy
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!