Sekilas Info

Sambut Lailatul Qadar Masyarakat Hualoy dan Tomalehu Baca Alquran Sebanyak 1.080 Juz Dalam Semalam

satumalukuID/Istimewa

satumalukuID- Sambut malam Lailatul Qadar, ratusan masyarakat Negeri Hualoy dan Tomalehu keluar dari rumah membaca Alquran. Mereka berhasil mengkhatamkan Alquran sebanyak 36 kali dalam semalam. Artinya, dalam semalam warga mampu menyelesaikan sebanyak 1.080 Juz Alquran.

Ratusan warga kedua kampung bertetangga ini tampak keluar membanjiri masjid-masjid, mushallah, dan bahkan ruas-ruas jalan perkampungan. Mulai dari anak-anak sampai dengan orang tua terlihat membaca Alquran selepas shalat Tarawih, Sabtu malam (8/5/2021).

Lailatul Qadar sendiri merupakan malam di mana Nabi Muhammad SAW pertama kali menerima wahyu Alquran dari Allah SWT melalui Malaikat Jibril.

Biasanya, warga Negeri Hualoy dan Tomalehu yang berada di Kecamatan Amalatu, Kabupaten Seram Bagian Barat ini meyakini bahwa pada 27 Ramadan merupakan malam Lailatul Qadar.

Kegiatan sambut Lailatul Qadar yang digelar tersebut bertajuk "Bumi Cinta" yang dikemas dalam me kuposo puru atau artinya mari mengaji.

Kegiatan itu mendapat penilaian positif dari sejumlah kalangan. Mereka menganggap kegiatan keagamaan yang bernilai ibadah tersebut baru pertama kali atau baru pernah terjadi di Provinsi Maluku.

Ketua Panitia Penyelenggara, Amran Tubaka, mengatakan, selain menjemput datangnya Lailatul Qadar, kegiatan ini juga untuk meningkatkan kembali minat baca Alquran kepada generasi muda. Sehingga diharapkan mereka senantiasa bisa mendalami dan memahami pesan-pesan Tuhan.

Kegiatan terselenggara atas kerjasama dan dukungan berbagai pihak. Salah satunya Yayasan Insan Cerdas Sejahtera. Ada juga teman-teman dari Literasi Alquran Kota Ambon, dan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon di Negeri Hualoy.

Sementara untuk peserta pembaca Alquran, lanjut Amran, melibatkan masyarakat secara umum, mulai dari santri-santri Taman Pengajian Alquran (TPQ) hingga Majelis Taklim. Kegiatan utama difokuskan di Masjid Zainal Abidin dan Lawataka Negeri Hualoy.

"Jadi ada beberapa pihak yang turut membantu kami dalam kegiatan ini, seperti Yayasan Insan Cerdas Sejahtera. Mahasiswa KKN Unpatti di Hualoy, juga teman-teman Literasi Alquran Kota Ambon turut terlibat dalam hajatan Akbar ini,” katanya.

Amran menyebutkan, awalnya pihaknya merencanakan menyelesaikan 990 Juz atau mengkhatamkan Alquran sebanyak 33 kali. Namun karena antusias masyarakat cukup tinggi, sehingga bertambah menjadi 1.080 Juz, atau 36 kali khatam.
"Iya, jadi kita mulai pada pukul 14.00 WIT. Dari Djuhur sampai Ashar kita menghabiskan 300 juz. Setelah itu kita lanjut lagi dari selesai shalat Tarawih atau tepat pukul 22.00 WIT hingga 02.00 dini hari. Jadi kita menghabiskannya selama 7 jam. Kami bersyukur karena dari 990 juz yang ditargetkan, meningkat menjadi 1.080 juz, dengan 36 kali khataman," sebutnya.

Menurutnya, kegiatan mari mengaji ini akan menjadi agenda tahunan di setiap malam ke-27 Ramadan.

"Ini akan menjadi agenda tahunan," katanya.

M. Bisri Hehanussa, Pejabat Negeri Hualoy berharap kegiatan ini bisa memotivasi generasi muda untuk memahami isi dan ajaran Alquran, sehingga mampu membentuk karakter pemuda yang religius.

"Kami berharap kegiatan-kegiatan seperti ini ke depan terus dilakukan, agar bisa merubah karakter pemuda-pemudi yang ada di negeri Hualoy dan Tomalehu," harapnya.

Sementara itu, Ahmad Ibra Lussy, Ketua Yayasan Insan Cerdas Sejahtera mengatakan, lembaganya akan tetap mendukung berbagai kegiatan selama itu diperlukan.

"Prinsipnya, yayasan akan tetap mendukung dan mensuport kegiatan-kegiatan seperti ini, selama itu dibutuhkan oleh masyarakat maupun komunitas-komunitas sosial lain," katanya.

Dia mengatakan, pihaknya akan mendukung sepenuhnya kegiatan-kegiatan sosial keagamaan, seperti yang digelar masyarakat Hualoy dan Tomalehu saat ini. Termasuk Pesantren Ramadan yang sedang diselenggarakan di Desa Iha dan Luhu.

Menurut Ibra, pihaknya akan powerfull untuk mendukung kegiatan-kegiatan yang bertemakan sosial dan keagamaan.

Untuk Ramadan tahun ini, kata dia, mereka mempunyai program rutin, yakni pembagian sembako, santunan dan makanan berbuka puasa untuk masyarakat SBB.

"Kurang lebih ada 4.000 paket akan kami distribusikan di Ramadan kali ini," katanya.

Penulis: Husen Toisuta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!