Sekilas Info

Diduga Dihantam Gelombang La Sala Jatuh dan Hilang Saat Memancing di Perairan Pulau Buru

satumalukuID/Istimewa Tim SAR Pos Namlea tampak menyiapkan rubber boat untuk mencari satu nelayan hilang di perairan Pulau Buru, Sabtu (8/5/2021).

satumalukuID- Nasib La Sala, seorang nelayan hingga Sabtu (8/5/2021) ini belum diketahui. Tim SAR Pos Namlea, Basarnas Ambon, masih terus mencari warga Desa Nalbesi, Kecamatan Namrole, Kabupaten Buru Selatan ini.

Pria 40 tahun itu diduga terjatuh dari atas longboatnya saat sedang memancing ikan di perairan Pulau Buru. Dia terjatuh karena diduga dihantam gelombang.

Kepala Badan SAR Nasional atau Kantor Pencarian dan Pertolongan Ambon, Mustari, menduga La Sala terjatuh. Pasalnya, warga setempat hanya menemukan longboatnya sendiri.

"Melalui Pos SAR Namlea kami menerima informasi itu dari Bapak H. Arul," ungkap Mustari kepada wartawan.

Dari Laporan yang diterima, Mustari, mengaku korban pergi melaut pada Jumat (7/5/2021) sekitar pukul 05.20 WIT. Ia pergi seorang diri dan belum kembali.
"Masyarakat sekitar berhasil menemukan longboat korban namun naas korban tidak berada di tempat, di duga korban terjatuh dari longboat saat melaut," katanya.

Setelah mendapat informasi tersebut, tim SAR Pos Namlea dikerahkan menuju lokasi pencarian. Tim diberangkatkan menuju lokasi dengan koordinat duga 43®54’34’’ S - 126®20’397’’ E, Jarak (jalur darat) ±132 KM, Jarak (jalur laut) ±23,85 NM, Heading 263,16® arah Barat dari Namrole.

Menurutnya, tim SAR dikerahkan dengan kondisi lautan sedang terjadi hujan sedang, kecepatan Angin Timur – Selatan sebesar 4 – 20 Knots, dengan tinggi gelombang 1,25 – 2,5 M.

"Alut yang digunakan diantaranya, 1 Unit Rescue Truck Personil, dan 1 Unit Rubber Boat. Pada operasi hari pertama saat ini korban belum ditemukan," terangnya.

Penulis: Husen Toisuta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!