Sekilas Info

Pembunuhan Sadis di Gunung Kadianlahing Pulau Buru Terungkap, Satu Pelaku Dibui

satumalukuID/Istimewa

satumalukuID- Aparat Polres Pulau Buru berhasil mengungkap motif dibalik kasus pembunuhan sadis terhadap almarhum Esias Nurlatu di Gunung Kadianlahing, Desa Watimpuli, Kecamatan Lolongguba, Kabupaten Buru, Sabtu (24/4/2021) lalu.

Korban tewas secara mengenaskan ternyata akibat aksi balas dendam. Karena dendam membara, korban diparangi dan ditombak berkali-kali hingga meregang nyawa di tempat kejadian perkara (TKP).

Motif dibalik kematian korban terungkap setelah penyidik berhasil mengamankan Soin Latbual, salah satu pelaku di Dusun Waekat, Desa Lele, Kecamatan Lolongguba, Minggu (2/5/2021) lalu.

Usut punya usut, Soin akhirnya ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Satreskrim Polres Pulau Buru pada Rabu (5/5/2021). Ia kini telah dijerumuskan ke dalam rumah tahanan. Sementara sejumlah rekannya yang sudah dikantongi identitas mereka masih dalam pengejaran.

"Setelah kita lakukan pemeriksaan dan pengembangan terhadap saksi, sudah kita tingkatkan statusnya menjadi tersangka," ungkap Paur Humas Polres Pulau Buru, Aipda MYS Djamaludin via selulernya.

"Motifnya adalah balas dendam, karena berkaitan dengan peristiwa pembunuhan sebelumnya. Kita sekarang kejar pelaku lainnya," tambahnya.

Kematian Esias Nurlatu, ternyata imbas dari dendam yang masih tersimpan terkait kasus pembunuhan sebelumnya yang menimpa Manpapa Latbual di kawasan ketel kayu putih, Dusun Waepulut, Desa Waeflan, Selasa (23/2/2021) sekitar pukul 03.00 WIT lalu.

Pelaku pembunuhan Manpapa saat itu adalah Mantibang Nurlatu yang sudah ditangkap polisi saat bersembunyi di hutan Rodi, Desa Watampuli, Kecamatan Waelata, Kabupaten Buru, Sabtu (23/3/2021).

Sementara tersangka Soin Latbual ini adalah keluarga dari korban pembunuhan sebelumnya yaitu Manpapa Latbual. Tak terima keluarganya dibunuh, tersangka Soin Latbual kemudian bertindak nekat dengan membunuh saudara dari pembunuh saudaranya tersebut.

Baca juga;  https://www.satumaluku.id/2021/02/23/manpapa-tewas-dibacok-pasien-sendiri-ngakunya-sedang-diguna-guna-orang-di-buru/

Baca juga; https://www.satumaluku.id/2021/03/21/pembunuh-manpapa-akhirnya-diringkus-polisi-di-dalam-hutan-pulau-buru/

Esias Nurlatu, pria 40 tahun ini ditemukan tewas secara mengenaskan pada Sabtu (24/4/2021) pukul 20.30 WIT. Ia dibunuh orang tak dikenal di Gunung Kadianlahing, Jalan Lintas Desa Watimpuli, Kecamatan Lolongguba, Kabupaten Buru.

Pelaku diketahui berjumlah kurang lebih 7 orang. Mereka menggunakan senjata tajam seperti parang dan tombak.

Peristiwa itu berawal dari sekitar pukul 15.00 WIT. Kala itu, korban bersama sejumlah saksi melintas di TKP. Mereka hendak pulang usai berbelanja di Kampung sebelah, Dusun Mesayang, Desa Nafrua, Kecamatan Lolongguba.

Saat melewati TKP, Gunung Kadianlahing, jarak korban dengan tiga orang saksi yaitu MN, MNH dan MLN sekitar 25 meter. Korban posisi di belakang. Tiba-tiba para saksi mendengar teriakan Korban dari belakang.

Melihat korban ditombak dan diserang, para saksi yang merasa takut akan dihabisi juga, langsung tancap gas. Mereka kabur menuju Desa Watampuli. Di perkampungan, para saksi melaporkan kejadian itu kepada kepala Soa Watampuli, Linus Nurlatu.

Mendapat laporan itu, Kepala Soa bersama warga langsung menuju TKP. Mereka melihat korban tergeletak di samping jalan dengan kondisi mengenaskan.

Badan dan kepala korban hancur di bacok menggunakan senjata tajam. Terdapat dua buah tombak yang masih menancap di tubuhnya.

Mendapati korban tewas dengan sekujur tubuh hingga kepala penuh dengan luka sayatan parang dan tombak, Kepala Soa bersama warga kemudian melakukan pencarian terhadap para pelaku, namun tidak membuahkan hasil.

Baca juga;  https://www.satumaluku.id/2021/04/25/sadis-esias-nurlatu-ditemukan-tewas-dibunuh-otk-di-gunung-kadianlahing-buru/

Penulis: Husen Toisuta
Editor:redaksi

Baca Juga

error: Content is protected !!